Jumlah Petugas Haji TNI-Polri Bertambah Dua Kali Lipat, Ini Penjelasan Menteri

Rabu, 21 Januari 2026 – 20:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan, menjelaskan ada 183 personel TNI-Polri yang akan jadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2026. Jumlah ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2025.

“Untuk TNI-Polri hari ini kita ada 183 orang. Tahun lalu cuma 75, berarti ada kenaikan hampir 100 persen,” kata Gus Irfan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Gus Irfan menambahkan, ratusan personel itu sedang mengikuti pelatihan PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Mereka akan bertugas di berbagai bidang, termasuk perlindungan jemaah.

Mayoritas petugas dari TNI-Polri memang untuk perlindungan jemaah (linjam). Tapi ada juga yang di bidang kesehatan, layanan lansia, dan lain-lain.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan akan menambah petugas haji dari TNI-Polri. Hal ini sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto.

“Memang dari TNI-Polri setiap tahun ada yang ditugaskan. Mereka bertugas sebagai linjam atau petugas keamanan. Itu seperti perintah Presiden,” ucap Dahnil di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Menurut Dahnil, petugas dari TNI-Polri punya fisik yang lebih prima. Dengan begitu, mereka bisa bekerja lebih baik dalam melayani jemaah.

“Kita akan tambah supaya mereka bisa bertugas lebih optimal. Biasanya petugas dari TNI dan Polri lebih prima fisiknya. Kita akan putuskan untuk menambah jumlahnya,” jelasnya.

Meski begitu, Dahnil belum menjelaskan berapa banyak penambahan personel TNI-Polri tersebut.

“Persentasenya nanti kita lihat. Karena belum dibahas khusus. Yang jelas pasti bertambah,” pungkasnya.

MEMBACA  Menteri Bangladesh mempertahankan respon pemerintah terhadap protes di tengah desakan penyelidikan | Berita Protes

Tinggalkan komentar