loading…
Nuuk adalah ibu kota paling kecil di dunia. Foto/X
NUUK – Nuuk, ibu kota Greenland, mungkin tidak sepopuler ibu kota lainnya, tapi tempat ini punya keindahan yang luar biasa dan budaya yang menarik. Bagi yang ingin merasakan sesuatu yang berbeda, Nuuk tawarkan kombinasi unik antara kehidupan kota modern dan tradisi Inuit kuno, dengan latar belakang alam yang menakjubkan.
10 Fakta Mengejutkan tentang Nuuk, Salah Satunya Ibu Kota Paling Kecil di Dunia
1. Ibu Kota Paling Kecil di Dunia
Menurut Etic Hotels, Nuuk sering dianggap sebagai ibu kota terkecil di dunia berdasarkan jumlah penduduk. Dengan populasi sekitar 18.000 orang saja, Nuuk sangat berbeda dibandingkan ibu kota besar lain yang biasanya sangat ramai.
Meskipun ukurannya kecil, Nuuk adalah pusat administrasi dan ekonomi Greenland. Kota ini menjadi tempat instansi pemerintah utama dan pusat kegiatan budaya yang dinamis.
Ukuran kota juga pengaruhi dinamika sosialnya. Di Nuuk, rasa kebersamaan sangat kuat dan hidupnya tidak terlalu terburu-buru. Para pengunjung akan cepat merasakan keakraban dalam interaksi sosial dan bagaimana orang-orangnya saling kenal. Suasana komunal ini menambah kehangatan dan keramahan di tengah lingkungan Arktik yang keras.
2. Pertunjukan Aurora Borealis yang Spektakuler
Nuuk adalah tempat yang bagus untuk melihat fenomena alam Aurora Borealis, atau Cahaya Utara. Karena letaknya di dalam Lingkaran Arktik, cahaya menakjubkan ini sering bisa dilihat saat musim dingin ketika langit cerah dan gelap. Partikel dari matahari yang bertabrakan dengan atmosfer Bumi menciptakan tarian cahaya hijau, ungu, dan merah muda yang memesona.
Yang bikin Nuuk menarik bagi pemburu aurora adalah gabungan antara fasilitas kota yang nyaman dan kedekatannya dengan alam liar. Meski melihat Aurora Borealis tidak bisa dijamin, peluangnya lebih besar kalau berkunjung ke Nuuk – terutama antara September sampai April, saat malam hari paling panjang.
3. Tempat Lahirnya Kayak
Sedikit yang tau bahwa kayak berasal dari suku Inuit di Greenland. Nuuk merayakan warisan ini dan jadi pusat buat penggemar kayak. Kayak tradisonal Inuit, disebut ‘qajaq’ dalam bahasa Greenland, dibuat dari kayu apung dan kulit hewan yang direntangkan di atas rangka. Ini digunakan sebagai alat berburu yang senyap di air.