Sebuah kebakaran di pusat perbelanjaan di kota Karachi, Pakistan, telah menewaskan enam orang sementara petugas pemadam masih berjuang memadamkan kobaran api.
Sebagian dari Gul Plaza, yang berisi 1.200 toko dan membentang seluas 8.000 m², telah runtuh dan menurut petugas hal ini menghambat upaya penyelamatan.
Salah satu korban tewas adalah anggota pemadam kebakaran, lebih dari 20 orang terluka, dan dikhawatirkan masih ada orang yang terjebak di dalam mal bertingkat itu.
Layanan darurat setempat menyatakan bahwa ketika tim penolong tiba di lokasi pada Sabtu, “api dari lantai dasar telah menjalar ke lantai atas, dan hampir seluruh bangunan telah dilalap si jago merah”.
Pada Minggu pagi, asap masih mengepul dari sisa-sisa bangunan Gul Plaza.
Hassan Khan, juru bicara Rescue 1122 di Karachi, kepada BBC Urdu mengatakan pusat perbelanjaan itu menyimpan bahan mudah terbakar seperti busa plastik, kain, karpet, dan parfum.
Sebanyak 20 unit mobil pemadam berupaya mengendalikan api, namun ada kekhawatiran mall tersebut dapat bertambah runtuh.
Summaiya Syed, dokter bedah kepolisian Karachi, menyebutkan enam jenazah telah dipindahkan ke Rumah Sakit Sipil kota tersebut beserta sebagian korban luka.
Dia menambahkan bahwa polisi “mengaktifkan protokol bencana massal”.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari menyampaikan belasungkawa dan memerintahkan pemerintah provinsi Sindh, tempat Karachi berada, untuk melakukan tinjauan komprehensif terhadap pengaturan keselamatan di bangunan komersial dan permukiman di seluruh wilayah tersebut.