Mengapa Tokoh-Tokoh Terkenal di Dewan Perdamaian Gaza Hanya Melegitimasi Status Kolonial?

loading…

Nama-nama besar di Dewan Perdamaian Gaza cuma melegitimasi status kolonial. Foto/X/QudsNen

GAZA – Gedung Putih sudah umumkan anggota pertama “Dewan Perdamaian” Gaza. Tapi daftar namanya nggak akan mengurangi kritik dari banyak pihak. Rencana presiden AS itu intinya mirip solusi kolonial yang dipaksain ke rakyat Palestina.

Masih ada beberapa hal yang belum jelas – misalnya siapa lagi yang bakal ditambahin, dan struktur pastinya dari tata letak yang sekarang agak rumit.

Kenapa Nama-nama Besar di Dewan Perdamaian Gaza Cuma Melegitimasi Status Kolonial?

1. Nggak Ada Tokoh Palestina

Sejauh ini, belum ada nama Palestina yang masuk dalam dua dewan senior terpisah yang udah diumumin resmi.

Menurut BBC, salah satunya adalah “Dewan Eksekutif pendiri”, yang fokus pada investasi dan diplomasi tingkat tinggi. Yang satunya lagi, namanya “Dewan Eksekutif Gaza”, bertanggung jawab buat ngawasin semua pekerjaan di lapangan dari kelompok administratif lain, yaitu Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG).

Komite ini terdiri dari warga Palestina yang katanya teknokratis dan apolitis, dipimpin sama Dr. Ali Shaath, seorang insinyur sipil yang pernah jadi menteri di Otoritas Palestina.

2. Tony Blair Jadi Biang Masalah

Tapi dari tujuh anggota Dewan Eksekutif pendiri, enam di antaranya warga Amerika – termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan orang-orang deket Trump lainnya seperti menantunya Jared Kushner, dan Steve Witkoff, yang jadi Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, tapi juga temannya presiden dan sesama pengembang properti.

Ajay Banga, presiden Bank Dunia, agak beda karena dia warga negara AS kelahiran India. Sementara itu, Sir Tony Blair adalah mantan Perdana Menteri Inggris, dan keterlibatannya kemungkinan bakal nambahin kekhawatiran soal cara kerja Dewan Perdamaian ini.

MEMBACA  Mengapa Saham Hewlett Packard Enterprise Anjlok Hari Ini

Selama beberapa minggu terakhir, kritik soal kemungkinan masuknya Sir Tony datang dari tokoh-tokoh kayak politisi Mustafa Barghouti, sekretaris jenderal Inisiatif Nasional Palestina, dan laporan koran yang ngutip pejabat anonim dari negara-negara Arab di kawasan itu.

Tinggalkan komentar