Kami menguji smartwatch di dunia nyata, dengan fokus pada fitur-fitur kunci dari pelacakan kebugaran hingga konektivitas yang akan Anda gunakan sehari-hari. Mulai dari arlojinya sendiri, kami periksa kinerja dan responsivitas secara keseluruhan. Adakah lag saat menavigasi menu? Apakah layar sentuhnya responsif? Apakah aplikasi terbuka dengan cepat?
Lalu kami periksa apakah ia memiliki semua fungsionalitas yang diharapkan untuk harganya. Itu bisa mencakup segala hal dari kontrol pemutaran musik hingga konektivitas seluler agar Anda bisa menggunakan arloji jauh dari ponsel atau *tampilan yang selalu aktif. Semua smartwatch perlu tersambung ke ponsel, jadi kami juga menilai kemudahan navigasi perangkat lunak pendampingnya.
Lexy Savvides/CNET
Daya Tahan dan Desain
Smartwatch adalah sesuatu yang dikenakan di tubuh, jadi kami menilai seberapa nyaman ia dipakai. Kami juga paham bahwa setiap orang memiliki ukuran pergelangan tangan berbeda, jadi kami coba melihat bagaimana kesesuaian dan rasanya pada berbagai orang.
Kemudian kami lihat ketahanannya terhadap aus dan lecak dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa smartwatch menawarkan peningkatan daya tahan seperti ketahanan debu, atau ketahanan air yang cocok untuk aktivitas seperti menyelam dan jika memungkinkan kami akan mengujinya sendiri.
James Martin/CNET
Masa Pakai Baterai
Masa pakai baterai akan bervariasi tergantung cara Anda menggunakan smartwatch, jadi kami mengujinya dengan beberapa tes standar. Kami lihat berapa lama umumnya ia bertahan dengan satu kali pengisian daya dengan fitur-fitur yang mewakili penggunaan *typtikal, seperti tampilan selalu aktif, pelacakan tidur, dan melakukan olahraga luar ruangan dengan GPS.
Lingkaran kecil itu adalah sensor suhu di belakang Galaxy Watch 5.
Lexy Savvides/CNET
Akurasi Sensor Kebugaran dan Kesehatan
Kami menguji akurasi sensor smartwatch dalam beberapa cara berbeda. Misalnya, sensor detak jantung dibandingkan dengan pembacaan dari strap dada, yang dianggap standar terbaik dalam pelacakan detak jantung konsumen. Kami bandingkan pembacaan dari arloji dengan strap untuk detak jantung istirahat, dan detak jantung selama berbagai aktivitas berbasis kardio seperti lari atau bersepeda. Kami periksa berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tersambung ke sinyal GPS saat melakukan olahraga luar ruangan.
Sensor kesehatan lainnya, seperti sensor saturasi oksigen darah, dibandingkan dengan *pulse oximeter untuk pembacaan spot jika memungkinkan.