TAIPEI, 15 Jan (Reuters) – TSMC, produsen utama chip AI canggih di dunia dan pemasok besar buat Nvidia, pada hari Kamis melaporkan keuntungan kuartal keempat naik 35% ke tingkat rekor. Ini jauh lebih baik dari perkiraan pasar.
Mendapat manfaat dari lonjakan permintaan untuk chip canggih yang dipakai di aplikasi kecerdasan buatan, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co menyebut laba bersih untuk Oktober-Desember naik jadi T$505,7 miliar ($16 miliar). Ini adalah kuartal ketujuh berturut-turut pertumbuhannya mencapai dua digit.
Angka ini jauh lebih tinggi dari perkiraan LSEG SmartEstimate sebesar T$478,4 miliar dari 20 analis. SmartEstimates lebih mengutamakan perkiraan dari analis yang biasanya lebih akurat.
Kebijakan perdagangan Trump dan ancaman tarif untuk semikonduktor telah menciptakan banyak ketidakpastian untuk industri chip global. Tapi, ketidakpastian itu belum benar-benar mengurangi lonjakan keuntungan karena demam AI.
TSMC menyebut pengeluaran modal tahun lalu mencapai $40,9 miliar. Sebelumnya, perusahaan memperkirakan angka itu antara $40-42 miliar.
Perusahaan mengumumkan rencana investasi $100 miliar di AS dengan Trump di Gedung Putih pada Maret tahun lalu. Ini ditambah $65 miliar yang dijanjikan untuk tiga pabrik di negara bagian Arizona, salah satunya sudah beroperasi.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan dalam podcast pekan lalu bahwa perusahaan itu berencana investasi lebih banyak di Amerika.
($1 = 31,5920 dolar Taiwan)
(Pelaporan oleh Wen-Yee Lee, Faith Hung dan Yimou Lee; Penulisan oleh Ben Blanchard; Penyuntingan oleh Edwina Gibbs)