TikTok Nyatakan Era “Delulu” Usai, Saatnya Berpijak pada Realita

Untuk para maladaptif daydreamer, ada kabar kurang baik nih. TikTok baru saja merilis ramalan tren TikTok Next tahunan mereka untuk para pemasar di 2026, dan inti utamanya cukup blak-blakan: fantasi sudah *kelar*—dan realitas sedang naik daun.

Menurut TikTok, tahun 2026 bakal lebih sedikit tentang melarikan diri dari hidup lewat khayalan, dan lebih banyak tentang terlibat secara sengaja dengannya. Setelah bertahun-tahun didominasi oleh “meromantisasi,” “delulu,” dan pelarian digital, pengguna kini bergeser menuju disiplin, rutinitas, dan akuntabilitas bersama sebagai cara untuk menghadapi dunia yang semakin tidak stabil.

TikTok menyoroti momen ini sebagai belokan menuju pemrosesan kolektif atas kekacauan hidup. Alih-alih mengestetisasi kehidupan dewasa dari kejauhan, para pengguna mendokumentasikan apa yang benar-benar dibutuhkan untuk melewatinya. Tren seperti #TheGreatLockIn, bersama kata kunci yang naik daun seperti #lockedin, #hygiene, dan #joblife, mengindikasikan hasrat yang tumbuh akan struktur, pemeliharaan, dan realisme.

Ini tak berarti kesenangan telah hilang. Ini berarti kesenangan sedang didefinisikan ulang. Daripada fantasi sinematik atau hidup yang dikurasi dengan sempurna, pengguna justru menemukan kepuasan dalam progres, konsistensi, dan kemenangan-kemenangan kecil yang nyata. Konten yang mengakui baik saat-saat sulit maupun senang, serta menemukan humor dalam ketidaksempurnaan, kini lebih beresonansi ketimbang escapism yang terlalu dipoles.

Dengan kata lain, era fantasi mungkin akan segera berakhir, tetapi realitas sedang mendapatkan estetikanya sendiri. Dan untuk kalian para pemimpi, tenang, kita masih punya Heated Rivalry. Itu tetap berarti, kok.

MEMBACA  Rusia Melancarkan Serangan pada Sistem Energi Ukraina pada Hari Natal

Tinggalkan komentar