Rabu, 14 Januari 2026 – 20:02 WIB
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, secara resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan PB PSTI yang dipimpin Surianto untuk masa bakti 2025–2029. Acara ini berlangsung di Hotel Claro, Makassar.
Dalam sambutannya, Marciano menyatakan optimisme besar akan masa depan sepak takraw Indonesia. Ia menilai cabang olahraga ini punya sejarah panjang dan potensi prestasi yang luar biasa, sehingga butuh dukungan penuh dari KONI Pusat.
"Sebagai cabang olahraga yang punya sejarah luar biasa, saya yakin KONI Pusat harus memberi dukungan penuh kepada PB PSTI untuk transformasi, salah satunya dengan melaksanakan Liga Sepak Takraw Indonesia," kata Marciano.
"Dengan terobosan ini, saya optimis ke depan atlet sepak takraw akan memberikan kebanggan bukan hanya karena ini olahraga kebanggaan Indonesia, tapi karena prestasi mereka bisa berbicara di kancah internasional," tambahnya.
Dukungan juga datang dari Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF). Federasi ini menyambut baik pelantikan Surianto dan rencana Liga Sepak Takraw Indonesia yang dinilai strategis.
Presiden ASTAF, Datuk Abdul Halim Bin Kader, menyebut pelantikan ini sebagai amanah besar yang mencerminkan kepercayaan pada kapasitas Surianto.
"Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bapak H Surianto, PB PSTI akan semakin solid, profesional, dan berprestasi, baik di tingkat regional, Asia, maupun internasional," ujarnya.
Datuk Abdul Halim juga menilai pelantikan yang dipimpin langsung Ketua KONI Pusat adalah simbol kuat komitmen Indonesia untuk memperkokoh sepak takraw sebagai cabang olahraga prestasi dan warisan budaya Melayu.
Halaman Selanjutnya
ASTAF memandang visi kepemimpinan Surianto yang menekankan profesionalisme sebagai langkah penting, termasuk agenda strategis Liga Sepak Takraw Indonesia yang dirancang sebagai platform pembinaan bakat nasional.