Delapan Pemain Asing Baru Siap Bertarung di Babak Kedua

Rabu, 14 Januari 2026 – 13:21 WIB

Padang, VIVA – Alarm bahaya benar-benar berbunyi di tubuh Semen Padang FC. Rantetan hasil buruk sepanjang putaran pertama BRI Super League 2025/2026 membuat Kabau Sirah terdampar di zona degradasi. Situasi ini memaksa manajemen mengambil langkah ekstrem jelang paruh kedua kompetisi.

Hingga pekan ke-17, Semen Padang FC cuma mampu mengumpulkan 10 poin dari tiga kemenangan, satu imbang, dan 13 kekalahan. Catatan itu menempatkan klub asal Sumatera Barat di peringkat ke-17 dari 18 tim, posisi yang sangat rawan untuk tetap bertahan di kasta tertinggi.

Situasi ini terasa deja vu. Pada musim lalu di BRI Liga 1 2024/2025, Semen Padang juga mengakhiri putaran pertama dengan raihan poin yang sama, yaitu 10 poin. Bedanya, waktu itu Kabau Sirah masih punya waktu untuk bangkit dan baru selamat dari degradasi di pekan ke-34.

Belajar dari pengalaman pahit itu, manajemen sekarang memilih untuk tidak menunggu sampai situasi makin kritis. Pembina Semen Padang FC, Andre Rosiade, memastikan timnya akan tampil dengan wajah baru di putaran kedua, terutama dengan perombakan besar di sektor pemain asing.

“Sesuai pernyataan saya yang menyatakan ingin lakukan perombakan atau cuci gudang setelah kalah dari Persis Solo. Maka yang pertama, kami segera lakukan rapat evaluasi. Saya bersama manajemen dan tim pelatih sudah rapat untuk lakukan perombakan,” ujar Andre Rosiade lewat keterangan resmi.

Tak berhenti di situ, Andre ungkapkan perubahan signifikan akan terjadi di komposisi pemain asing. Semen Padang FC dipastikan akan tambah kekuatan baru untuk dongkrak performa.

“Selain enam pemain asing baru, kami akan tambah dua pemain asing lagi untuk posisi striker dan winger. Untuk pemain asing yang tersisa, kami cuma pertahankan dua. Jadi total sementara, Semen Padang akan pakai 10 pemain asing. Di mana delapan pemain asing baru, dan dua pemain lama,” tambah Andre.

MEMBACA  Kapal Portlink, Sebuku, Legundi Siap Meluncur dari Merak, Lengkap dengan Jadwal Keberangkatan Kapal.

Langkah ini tunjukkan keseriusan manajemen untuk keluar dari jerat degradasi secepatnya. Sektor lini depan jadi perhatian utama, mengingat minimnya produktivitas gol sepanjang putaran pertama.

Tak hanya andalkan pemain impor, Semen Padang FC juga tetap buru amunisi lokal. Meski diakui tidak mudah, manajemen berjanji akan terus cari pemain domestik yang dinilai bisa beri dampak instan.

Tinggalkan komentar