Serial Industry dari HBO tidak pernah menjauhi isu-isu aktual. Mulai dari penanganan pandemi COVID-19 di Musim 2 hingga fokus pada verifikasi usia daring di Inggris pada Musim 4. Namun, di episode perdana Musim keempat, Industry melangkah lebih jauh dengan menghadirkan figur politik dunia nyata: Presiden Donald Trump.
Versi Trump dalam serial ini, yang diperankan oleh sosok miripnya, muncul sekilas dalam adegan di mana Eric Tao (Ken Leung) yang kini pensiun sedang berada di lapangan golf. Ia dan sesama pensiunan miliuner lainnya melihat Trump dari kejauhan, dengan topi merah MAGA-nya yang khas, dan saling melambaikan tangan.
“Pernah nggak sih yang ke-47 itu ngizinin orang lain main duluan?” tanya salah satu teman Eric.
“Nggak mungkin di hidup ini,” jawab yang lain.
Ini adalah kiasan yang mengejutkan, langkah puncak dalam gambaran Industry tentang dunia kekayaan, akses, dan kekuasaan yang tak akan pernah disaksikan sebagian besar penontonnya. Lebih dari itu, momen ini sangat krusial bagi perkembangan karakter Eric, menunjukkan ke mana kehidupan membawanya setelah meninggalkan Pierpoint.
Sebagai permulaan, rutinitas di lapangan golf sangat jauh dari lantai perdagangan berisiko tinggi, bertekanan tinggi, dan bergerak cepat yang dulu dikuasai Eric. Hidupnya kini stagnan, padahal Eric lebih suka memantau setiap perubahan pasar — hal yang sama sekali tidak dipedulikan oleh rekan-rekan golfnya.
“Dia dikelilingi oleh para pria kulit tua yang sudah meraup banyak uang. Mereka memiliki kekayaan pasif yang terus bertambah, jadi mereka hanya main golf dan pergi ke restoran yang sama berulang kali,” kata Mickey Down, salah satu kreator Industry, kepada Mashable via Zoom. “Eric berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa inilah kehidupan yang baik dan bahwa dia tidak merasakan tarikan dari kehidupan lamanya yang dijalani di tiga musim pertama.”
Kehadiran Trump di lapangan golf sebenarnya mengingatkan pada “kehidupan lama” Eric. Bukan masa kepemimpinannya di tiga musim pertama Industry, melainkan hari-hari paling awalnya di lantai perdagangan.
Di Musim 2, serial ini mengeksplorasi hubungan Eric dengan mentornya sendiri, seorang pria bernama Newman. Penonton tidak pernah bertemu Newman sebelum kematiannya, tetapi dalam satu adegan kunci di Musim 2 episode 4, Eric menghabiskan waktu di kantor New York-nya, yang dibiarkan apa adanya sejak kematiannya. Di atas meja terlihat sebuah topi MAGA, simbol yang berbicara banyak bukan hanya tentang ideologi Newman, tetapi juga tentang bagaimana hubungannya sebagai pria kulit putih yang berkuasa mungkin terjadi dengan bawahannya yang berkulit Asia.
“Kita melihat lebih dalam ke diri Eric di Musim 2, menyadari bahwa dia memiliki latar belakang di mana dia mengalami semacam pelecehan rasial di lantai perdagangan pada tahun 90-an,” jelas Down.
Interaksi Eric dengan Trump di Musim 4, meski dari kejauhan, terasa seperti “puncak” dari hubungan rumitnya dengan sang mentor, menurut Down. Ia mengingat menambahkan pengingat akan rasisme Newman ke dalam naskah episode perdana untuk benar-benar memperkuat momen tersebut.
“Dalam naskah yang [saya dan Konrad Kay] tulis, mentornya adalah orang seperti itu. Sekarang dia di sini, melambaikan tangan kepada nomor 47,” kata Down. “Rasanya seperti momen yang benar-benar membuatnya bertanya, ‘Aku ada di mana ini? Bagaimana bisa sampai di sini? Bagaimana mungkin anak seperti aku, dari latar belakangku, akhirnya bisa melambai kepada presiden, yang mewakili semua hal ini?'”
Episode baru Industry Musim 4 tayang setiap hari Minggu pukul 9 malam ET di HBO dan HBO Max.