FM Sugiono Tekankan Penguatan Hubungan Ekonomi dalam Pertemuan dengan Erdogan

Istanbul (ANTARA) – Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyatakan bahwa memperluas kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Turki adalah fokus utama dari pembicaraannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul.

Menurut menteri tersebut, kunjungan kehormatan kepada Presiden Erdogan, yang dilakukan bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, juga bertujuan untuk melaporkan hasil Pertemuan Bersama Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Indonesia-Turki yang digelar di Ankara pada Jumat (9 Januari).

“Dalam hubungan bilateral, kami percaya diperlukan lebih banyak upaya untuk meningkatkan kerjasama ekonomi kita ke level yang lebih tinggi,” ujar Sugiono usai bertemu Presiden Erdogan di Istanbul pada Sabtu waktu setempat.

Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan harapan Indonesia agar Presiden Erdogan mendukung percepatan penyelesaian perjanjian preferensial terbatas antara Indonesia dan Turki.

“Perjanjian ini akan membuka peluang baru bagi kedua negara untuk mengoptimalkan potensi dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di negara masing-masing,” jelas menteri itu.

Peluang kerjasama di beberapa sektor, termasuk industri, produk halal, dan pertanian, juga didiskusikan dalam pembicaraan antara para menteri Indonesia dan presiden Turki.

Sementara itu, Sugiono menyebutkan bahwa ia menyampaikan salam Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Erdogan, serta pesan untuk rekannya dari Turki itu agar mendukung upaya memperkuat hubungan bilateral.

Selain isu bilateral, Menlu RI mengatakan bahwa ia juga membahas perkembangan di Jalur Gaza dengan Presiden Erdogan, termasuk keterlibatan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut.

Para menteri Indonesia didampingi oleh rekan-rekan mereka dari Turki, Menteri Luar Negeri Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Yaşar Güler, selama pertemuan berlangsung.

Kunjungan kehormatan ini terjadi setelah selesainya Pertemuan Bersama Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Indonesia-Turki, yang dilakukan dalam format dialog 2+2 di Ankara, pada Jumat (9 Januari).

MEMBACA  RI dan Polandia Pererat Hubungan Masyarakat pada Acara Peringatan 70 Tahun

Dalam pembicaraan di Ankara itu, delegasi dari kedua negara membahas cara-cara untuk memperkuat hubungan strategis di berbagai sektor, termasuk keamanan, perdagangan, ekonomi, pembangunan, dan energi.

Berita terkait: Indonesia dan Turki bahas vertukan kerja sama industri pertahanan

Berita terkait: Indonesia dukung Turkiye menjadi mitra wicara terbaru ASEAN

Berita terkait: Indonesia dan Turkiye perkuat ikatan pertahanan di Dialog 2+2 di Ankara

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar