Bar Swiss di Lereng Ski Tak Diperiksa selama Lima Tahun Sebelum Kebakaran Mematikan, Ujar Wali Kota

Otoritas menyatakan bahwa bar di Swiss yang menjadi lokasi kebakaran hingga menewaskan 40 orang dan melukai 116 lainnya, ternyata belum menjalani pemeriksaan keselamatan selama lima tahun.

Walikota Crans-Montana, Nicolas Feraud, dalam konferensi pers Selasa menyatakan ia tak dapat menjelaskan mengapa bar La Constellation tidak diperiksa selama itu, namun menegaskan bahwa dewan kota “sangat menyesal”.

“Kami menyesali hal tersebut—ini merupakan hutang kami kepada para keluarga dan kami akan menerima tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa *sparkler*—yang diduga menjadi pemicu kebakaran—akan dilarang di seluruh tempat hiburan setempat. Otoritas lokal kini akan mendatangkan kontraktor eksternal untuk memeriksa dan mengaudit keseluruhan 128 tempat hiburan di wilayah tersebut.

Feraud mengakui bahwa hanya terdapat tim beranggotakan lima orang yang harus memeriksa lebih dari 10.000 bangunan. Ia juga menjelaskan bahwa pada 2016, empat dewan desa bergabung menjadi satu otoritas yang lebih besar: Crans Montana.

Menanggapi pertanyaan berulang mengenai alasan bar tersebut tak diperiksa selama itu, Feraud berkata, “Saya tidak memiliki jawaban untuk Anda hari ini.”

“Kami sungguh-sungguh menyesal dan saya tahu betapa beratnya ini bagi para keluarga korban.”

“Saya tidak mengundurkan diri, tidak, dan saya juga tidak berniat untuk melakukannya,” tambahnya kemudian.

Ia menyatakan bahwa “terserah pada hakim untuk menentukan apakah kami akan termasuk dalam kasus ini atau tidak,” merujuk pada penyelidikan pidana yang telah dibuka oleh jaksa Swiss.

MEMBACA  Judul yang Ditulis Ulang dan Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia: Von Der Leyen UE Usulkan Batas Harga Minyak Rusia Lebih Rendah di KTT G7 (Visual yang rapi dengan pemilihan font dan spasi yang sesuai)