Sabtu, 3 Januari 2026 – 08:40 WIB
Jakarta, VIVA – Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk mendukung pemulihan masyarakat di Aceh pasca bencana. Salah satu caranya adalah dengan mengoperasikan Posko Kesehatan di Pidie Jaya.
Hal ini ditegaskan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw.
“Keberadaan posko tidak hanya fokus pada kesehatan dan bantuan, tapi juga jadi ruang kolaborasi berbagai pihak untuk dukung pemulihan masyarakat,” kata Fahrougi di Banda Aceh, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Dia menjelaskan, Posko Pertamina Peduli yang berlokasi di kompleks Masjid At-Taqwa, Meureudu, Pidie Jaya, menjadi pusat layanan kesehatan, koordinasi, dan penyaluran bantuan bagi korban bencana.
“Posko ini menjadi titik koordinasi bersama pemerintah daerah, relawan, dan Pertamina Group agar bantuan bisa lebih efektif, terkoordinir, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui posko tersebut, Pertamina menyalurkan berbagai bantuan peralatan dan logistik untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pengungsian. Bantuan yang diberikan mencakup tenda untuk kegiatan belajar di Pondok Pesantren Al Bayan, sepatu bot, lampu darurat, gerobak, jas hujan, karpet antiselip, dan power supply.
Untuk operasional posko dan dapur umum, Pertamina juga menyediakan 28 tabung LPG baru beserta isi ulang, serta BBM untuk genset di posko pengungsian. Bantuan logistik pangan juga disalurkan.
Di bidang kesehatan, telah dibagikan masker, vitamin, dan obat-obatan. Untuk kebutuhan dasar, disalurkan juga bantuan sandang, perlengkapan mandi, selimut, dan hygiene kit.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menambahkan bahwa pendirian posko ini adalah bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tapi juga memastikan proses pemulihan berjalan terpantau dan terkoordinasi,” katanya.
Kepala DKM Masjid At-Taqwa, Hidayat, menyatakan kehadiran Posko Pertamina Peduli memberi dampak positif bagi warga di lokasi pengungsian.
“Kehadiran Pertamina di sini membawa banyak perubahan. Selain bantuan logistik, warga juga dapat edukasi hidup bersih. Anak-anak dan dewasa diberi contoh langsung untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari penyakit seperti diare dan infeksi kulit,” jelasnya. (Ant)
Halaman Selanjutnya