loading…
Setelah sebulan sunyi, suara azan akhirnya kembali terdengar di Aceh setelah bencana. Warga Serambi Mekkah ramai-ramai melaksanakan salat Jumat pertama di tahun 2026, Jumat (2/1/2026). Foto: Ist
ACEH TAMIANG – Setelah sunyi selama sebulan, suara azan kembali menggema di Aceh pascabencana. Masyarakat berbondong-bondong menunaikan salat Jumat pertama di awal tahun 2026.
Keadaan ini sangat berbeda dengan akhir November 2025 lalu, waktu banjir bandang dan tanah longsor menghancurkan Aceh. Bencana itu tidak cuma merusak rumah dan jalan, tapi juga melumpuhkan tempat ibadah. Banyak masjid terendam lumpur, instalasi listrik rusak, dan alat pengeras suara tidak berfungsi.
Baca juga: Prabowo Janji Perbaiki Jembatan dan Bendungan di Aceh yang Terdampak Banjir
Menanggapi kondisi tersebut, PT PLN (Persero) turun tangan untuk mempercepat pemulihan. Selain tugas utama memulihkan listrik, tim PLN juga berinisiatif membersihkan tempat-tempat ibadah yang kena dampak.
Sejak Selasa (16/12/2025), PLN mengerahkan lebih dari 140 relawan dari berbagai daerah. Mereka bekerja sama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk membersihkan sisa lumpur dan memastikan keamanan instalasi listrik di rumah-rumah ibadah tersebut.