Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Umumnya Dibuka Awal Januari: Menteri

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa sekitar 85 persen sekolah di tiga provinsi terdampak banjir dan longsor di Sumatra siap untuk melaksanakan kembali kelas pada awal Januari 2026.

Berbicara usai meresmikan revitalisasi gedung sebuah sekolah di Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat, ia menjelaskan bahwa kesiapan sekolah di Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah mencapai 100 persen.

Sementara itu, di Aceh, upaya pemulihan masih berlangsung, terutama untuk membersihkan lumpur tebal dari bangunan-bangunan sekolah yang terdampak.

“Di Aceh, pembersihan lebih lanjut masih diperlukan. Beberapa sekolah sudah tidak dapat digunakan lagi dan harus dibangun ulang. Sebagian akan dibangun kembali di lokasi yang sama, sementara yang lain harus dipindahkan demi alasan keamanan,” ujarnya.

Dalam proses pemulihan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan beberapa alternatif untuk memastikan aktivitas pembelajaran sekolah dapat berlanjut.

Siswa yang gedung sekolahnya belum dapat diakses akan diarahkan untuk belajar di fasilitas publik, seperti puskesmas dan rumah ibadah.

Selain itu, pemerintah telah mendirikan 54 tenda darurat yang berfungsi sebagai ruang kelas sementara.

Menteri Mu’ti mencatat, berdasarkan data awal, sekitar 4.000 sekolah di ketiga provinsi terdampak bencana yang dahsyat ini. Angka ini masih terus diperbarui, karena beberapa daerah masih sulit dijangkau.

“Insya Allah, sebagian besar sekolah akan dapat memulai kelas pada 5 Januari, sementara yang lain baru dimulai pada 12 Januari 2026, tergantung kebijakan pemerintah daerah setempat,” katanya.

Untuk menjamin kelangsungan proses belajar di daerah terdampak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga telah menyiapkan kurikulum darurat yang fleksibel dan adaptif.

Kurikulum ini dirancang dengan beberapa pilihan durasi, mulai dari tiga bulan hingga satu tahun, atau bahkan tiga tahun, disesuaikan dengan kondisi khusus masing-masing wilayah.

MEMBACA  Siap Bersaing dengan Google, Reddit Berambisi Jadi Mesin Pencari Unggulan

“Yang paling penting adalah anak-anak dapat tetap belajar,” tegasnya.

Berita terkait: BNPB siapkan tenda untuk kelas sementara di Sumatra yang terdampak bencana

Berita terkait: Indonesia punya sumber daya cukup untuk atasi bencana di Sumatra: BNPB

Berita terkait: Pemerintah restrukturisasi pinjaman untuk koperasi terdampak bencana di Sumatra

Penerjemah: Akhmad Nazaruddin, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar