Membantah Jalani MRI, Kondisi Kesehatan Donald Trump Dipertanyakan

Jumat, 2 Januari 2026 – 21:30 WIB

Kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan. Selama beberapa bulan terakhir, ia menyatakan telah menjalani pemeriksaan MRI.

Baca Juga:
Keuntungan Investasi Bitcoin Diprediksi Kalahkan Saham dan Emas di 2026, Kok Bisa?

Namun, di awal tahun ini, Trump menyebut bahwa ia tidak pernah menjalani pemeriksaan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa yang dilakukannya adalah jenis screening lain.

"Itu bukan MRI. Pemeriksaannya tidak sampe MRI. Itu hanya screening," ujar Trump kepada The Wall Street Journal (WSJ) menanggapi kekhawatiran tentang kesehatannya selama masa jabatan keduanya.

Baca Juga:
Dukun-dukun di Peru Ramal Donald Trump Akan Sakit Keras di Tahun Ini

Sementara itu, dokter kepresidenan, Kapten Angkatan Laut Sean Barbabella, membenarkan kepada WSJ bahwa Trump sebenarnya menjalani CT scan. CT scan adalah metode yang lebih cepat dan umum untuk melihat detail bagian dalam tubuh.

MRI membutuhkan waktu lebih lama dan lebih efektif untuk memeriksa jaringan lunak. Barbabella menjelaskan, awalnya tim medis memberi tahu Trump bahwa mereka akan melakukan MRI atau CT scan. Namun, akhirnya presiden memilih CT scan.

Baca Juga:
Trump Geram Serangan Drone ke Kediaman Putin: Lampaui Batas

Ia mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah kardiovaskular dan hasilnya normal.

Usai pemeriksaan kesehatan Trump pada Oktober lalu, Barbabella dan juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebutnya sebagai screening lanjutan tanpa merinci jenisnya.

Namun, akhir Oktober lalu, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa pencitraan lanjutan itu adalah MRI. "Benar, saya menjalani MRI. Hasilnya sempurna," katanya.

Setelah terus didesak memberikan penjelasan, pada Desember Trump mengatakan ia tidak tahu bagian tubuh mana yang diperiksa dengan MRI. "Itu hanya MRI. Bagian tubuh apa? Bukan otak, karena saya menjalani tes kognitif dan hasilnya sangat baik," ujarnya.

MEMBACA  Pengakuan Terbuka Ole Rømeny Seputar Pemberhentian Patrick Kluivert dari Tim Nasional Indonesia

Ternyata bukan hanya bagian tubuh yang membuat Trump ragu. Leavitt juga tidak menjelaskan mengapa presiden tidak meluruskan klaim soal MRI itu sejak awal.

Trump mengungkapkan ia kini menyesal telah menjalani CT scan.

Halaman Selanjutnya
"Kalau dipikir-pikir, seharusnya saya tidak melakukannya karena itu memberi mereka sedikit amunisi. Saya akan jauh lebih baik jika pemeriksaan itu tidak dilakukan, karena dengan menjalani tes itu orang jadi bertanya, ‘Ada apa?’ Padahal tidak ada apa-apa," tambahnya.

Tinggalkan komentar