Fitur Andalan Smartwatch Samsung 2026: Deteksi Dini Demensia

Jason Hiner/ZDNET

Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.


**Intisari ZDNET**
* Samsung dikabarkan akan meluncurkan fitur kesehatan otak di CES.
* Fitur tersebut diduga dapat mendeteksi tanda-tanda awal demensia.
* Fitur ini juga akan memberikan rekomendasi untuk pencegahan.


Fitur kesehatan berikutnya dari Samsung dikabarkan akan menangani dan bertujuan mencegah suatu kondisi yang memengaruhi lebih dari 6 juta warga Amerika. Pada CES 2026, raksasa teknologi itu disebut-sebut akan memperkenalkan fitur “Kesehatan Otak”, yang dikembangkan untuk mendeteksi tanda-tanda awal demensia berdasarkan rumor yang beredar.

Detailnya masih terbatas, namun Sammobile melaporkan bahwa fitur ini akan menganalisis berbagai metrik untuk mendeteksi gejala awal demensia. Metrik tersebut mencakup pola jalan (*gait*), perubahan suara pengguna, dan status tidur. Apakah ini akan tersedia melalui smartphone, jam tangan pintar, atau cincin pintar Samsung masih belum diketahui.

**Baca juga:** Saya menghabiskan 30 detik per bulan untuk menyegarkan jam tangan Samsung saya, dan itu membuat perbedaan besar

Di samping pendeteksian, Samsung juga akan memberikan panduan dan instruksi pencegahan, yang menurut Sammobile bisa mencakup program pelatihan otak untuk meningkatkan fungsi kognitif. Perusahaan telah menyelesaikan pengembangan internal Brain Health dan kini sedang melakukan validasi klinis, menurut ChoSun.

Samsung telah memanfaatkan jam tangan dan cincin pintarnya untuk memperkenalkan beberapa fitur pelacakan kesehatan yang inovatif. Dengan peluncuran jam tangan pintar Galaxy Watch 8, Samsung memperkenalkan sensor di bagian bawah jam yang dapat ditekan dengan jempol untuk menilai kadar antioksidan di kulit pengguna.

Indeks Antioksidan Samsung mengukur karotenoid yang ditemukan dalam buah dan sayuran hijau serta oranye, yang menurut Samsung dapat mendukung penuaan yang sehat.

Galaxy Watch Samsung (kanan) akan menjadi salah satu perangkat *wearable* arus utama pertama yang mampu melacak tanda-tanda demensia.

MEMBACA  Tiga bank terbesar di Amerika Serikat menghadapi gugatan atas 'penipuan massal' di Zelle

Kerry Wan/ZDNET

Di samping fitur pelacakan kesehatan standar seperti pemantauan tekanan darah, EKG, dan pelacakan irama jantung tidak teratur—yang juga dimiliki oleh pesaingnya—Samsung meluncurkan fitur panduan waktu tidur dan pelatihan lari melalui jam tangan pintar terbarunya.

Para peneliti memprediksi bahwa lebih dari 42% orang dewasa berusia 55 tahun ke atas akan mengalami demensia.

**Baca juga:** Samsung Galaxy Watch Anda akan mendapat beberapa peningkatan pelacakan kesehatan

Fitur kesehatan otak Samsung menandai peralihan dari perangkat pelacak kesehatan yang merekam dan mendeteksi kondisi fisik ke pengumpulan data yang dapat mendeteksi kondisi kognitif. Pertanyaannya tetap: Akankah penanda biologis seperti gaya jalan, tidur, dan perubahan suara cukup untuk menggambarkan kondisi kognitif pengguna secara keseluruhan? Kita harus menunggu pengumuman resmi Samsung di CES dan melihatnya sendiri.

Samsung tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Tinggalkan komentar