5 Alasan Dianjurkan Membaca Selawat Nabi di Hari Jumat, Salah Satunya Penghapus Dosa 80 Tahun

loading…

Ada lima alasan mengapa umat Islam dianjurkan memperbanyak bacaan selawat untuk Nabi di hari Jumat, salah satunya bisa menggugurkan dosa selama 80 tahun. Foto ilustrasi/ist

Ada lima alasan mengapa umat Muslim disarankan untuk banyak membaca selawat kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam di hari Jumat. Berikut ini penjelasannya.

Diketahui bahwa selawat adalah salah satu amalan yang sangat disukai Allah dan Rasul-Nya. Di dalamnya terdapat banyak keutamaan dan manfaat yang besar. Disebutkan dalam hadis bahwa siapa saja yang berselawat kepada Nabi Muhammad ﷺ akan dibalas dengan sepuluh kali selawat dari Allah.

Imam Asy-Syafi’i (150-204 H) dalam kitab Al-Umm menyatakan:

وأحب كثرة الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم في كل حال وأنا في يوم الجمعة وليلتها أشد استحباب

Artinya: “Aku suka memperbanyak selawat kepada Nabi di setiap saat, tetapi aku lebih banyak membacanya pada hari Jumat dan malamnya karena ada kesunahan yang kuat.” (Kitab Al-Umm)

Alasan Dianjurkan Berselawat di Hari Jumat

Membaca selawat pada hari Jumat memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah ﷺ secara khusus memerintahkan umatnya untuk memperbanyak selawat di hari tersebut. Berikut lima alasannya:

1. **Jumat Adalah Hari Terbaik dan Dikabulkannya Doa**
Hari Jumat merupakan hari terbaik dan paling mulia, sehingga disebut sebagai penghulu segala hari (Sayyidul Ayyam). Pada hari itu, Allah mengabulkan doa-doa dan hajat hamba-Nya yang memohon.

قال النبي صلى الله عليه وسلم إنَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ سيِّدُ الأيَّامِ ، وَأَعْظَمُهَا عِنْدَ اللهِ ، وَهُوَ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ مِنْ يَوْمِ الْأَضْحى وَيَوْمِ الْفِطْرِ ، فِيْهِ خَمْسُ خِلَالٍ : خَلَقَ اللَّهُ فيهِ آدمَ ، وأَهْبَطَ اللَّهُ فيهِ آدمَ إِلَى الْأَرْضِ ، وَفِيْهِ تَوَفَّى اللَّهُ آدمَ ، وَفِيْهِ سَاعَةٌ لاَ يَسْألُ اللَّهَ فِيْهَا الْعَبْدُ شَيْئًا إلاَّ أَعْطَاهُ ، مَا لَمْ يَسْأَلُ حَرَامًا ، وَفِيْهِ تَقُوْمُ السَّاعُةُ – رواه الامام احمد وابن ماجة

MEMBACA  China Dukung Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB 2026

Artinya: “Sesungguhnya hari Jumat adalah hari terbaik dan hari yang paling agung di sisi Allah, melebihi hari Idul Adha dan Idul Fitri. Pada hari Jumat terjadi lima peristiwa besar: Allah menciptakan Nabi Adam, menurunkannya ke bumi, mewafatkannya, terdapat satu waktu mustajab di mana setiap doa akan dikabulkan selama tidak meminta yang haram, dan hari Kiamat akan terjadi.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

2. **Selawat di Hari Jumat Disampaikan kepada Nabi Muhammad ﷺ**
Alasan kedua adalah bahwa selawat yang kita baca pada hari Jumat atau malamnya akan disampaikan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Sebagaimana diriwayatkan Aus bin Aus radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خَلَقَ اللَّهُ آدَمَ، وَفِيهِ قُبِضَ، وَفِيهِ النَّفْخَةُ، وَفِيهِ الصَّعْقَةُ، فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ، فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ

Artinya: “Hari terbaik di antara hari-hari kalian adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, sangkakala ditiup, dan semua makhluk mati. Karena itu, perbanyaklah selawat kepadaku pada hari Jumat, karena selawat kalian akan dipersembahkan (disampaikan) kepadaku.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana selawat kami sampai kepadamu sementara engkau telah menjadi tanah?” Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (HR Ibnu Majah dan Abu Dawud dengan sanad yang shahih)

Tinggalkan komentar