Sebuah kebakaran menewaskan “ratusan” orang dan melukai lebih dari 100 lainnya di sebuah bar di resor ski ketika para pengunjung pesta merayakan tahun baru dini hari Kamis, menurut kepolisian Swiss.
Apa yang terjadi?
Kebakaran terjadi pada pukul 01.30 waktu setempat (00.30 GMT) di Le Constellation, sebuah bar di pusat kota resor ski mewah Alpen, Crans-Montana, di barat daya Swiss, demikian pernyataan polisi pada Kamis.
Crans-Montana terletak sekitar 200 km di selatan ibu kota Swiss, Bern.
“Terjadi ledakan yang asal-usulnya belum diketahui,” ujar Gaetan Lathion, juru bicara polisi di kanton Wallis, barat daya Swiss, kepada kantor berita AFP.
Bar tersebut merupakan tempat wisata populer di kota itu. Pada saat kejadian, lebih dari 100 orang hadir, dilaporkan oleh media Swiss Blick, mengutip polisi.
Apa yang kita ketahui tentang korban?
Dalam konferensi pers pada Kamis, Frederic Gisler, komandan polisi di Kanton Valais, menyatakan bahwa “beberapa puluh” orang diduga tewas dalam insiden tersebut, tanpa merincikan jumlah pasti. Ia menambahkan bahwa lebih dari 100 orang terluka.
Kemudian pada pagi hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Italia, mengutip polisi Swiss, menyatakan bahwa sekitar 40 orang diperkirakan meninggal.
Sebuah sumber medis menyatakan kepada penyiar RTS bahwa rumah sakit di Swiss bagian berbahasa Prancis kewalahan menangani korban luka bakar. Sebagian besar korban luka berada dalam kondisi serius, ujar anggota dewan regional Mathias Renard. Polisi menyebutkan beberapa korban berasal dari negara lain.
Unit perawatan intensif rumah sakit Valais penuh, dan pasien sedang dipindahkan ke tempat lain, tambahnya. Rumah Sakit Universitas Zurich menyatakan sedang merawat 12 pasien luka bakar.
Seorang juru bicara di Rumah Sakit Universitas Lausanne mengatakan unit luka bakar dan perawatan intensifnya merawat 22 pasien, yang termuda berusia 16 tahun.
Di Italia tetangga, unit luka bakar utama di Rumah Sakit Niguarda Milan telah disiapkan untuk merawat para korban.
Duta Besar Italia untuk Swiss mengatakan kepada wartawan Italia bahwa mungkin perlu “mingguan” untuk mengidentifikasi banyak korban mengingat luka bakar mereka yang sangat parah.
Bagian dalam gedung tempat kebakaran terjadi yang menewaskan dan melukai banyak orang selama perayaan Tahun Baru, di Crans-Montana, Pegunungan Alpen Swiss, Kamis, 1 Januari 2026 [Police Cantonale Valaisanne via AP]
Bagaimana respons otoritas?
Setelah mendapat peringatan tentang kebakaran, 10 helikopter, 40 ambulans, dan 150 responden dikirim ke TKP. Polisi menyatakan sebagian besar korban luka mengalami cedera “signifikan” dengan luka bakar parah. Banyak yang telah dibawa ke rumah sakit Valais.
Kawasan di sekitar bar telah sepenuhnya ditutup untuk publik dan zona larangan terbang di atas Crans-Montana telah diterapkan.
Sejauh ini, belum ada informasi mengenai penyebab kebakaran. Penyidik forensik spesialis dari Zurich tiba di lokasi pada Kamis siang.
“Kami masih berada di awal penyelidikan, tetapi ini adalah resor ski terkenal internasional dengan banyak turis,” kata Lathion.
Jaksa Jenderal Kanton Valais, Beatrice Pilloud, dalam konferensi pers menyatakan, “saat ini kami lebih mengarah pada kebakaran dan sama sekali tidak ada indikasi serangan.”
Lathion menambahkan bahwa pusat penerimaan dan hotline – +41 848 112 117 – telah dibentuk untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. “Intervensi masih berlangsung,” tambahnya.
“Apa yang seharusnya menjadi momen sukacita berubah, di hari pertama tahun di Crans-Montana, menjadi perkabungan yang menyentuh seluruh negeri dan bahkan lebih jauh,” tulis Presiden Konfederasi Swiss, Guy Parmelin, dalam postingan X pada Kamis.
Seberapa umum insiden seperti ini di Swiss?
Insiden seperti ini tidak umum terjadi di Swiss – kebakaran dan ledakan dalam beberapa tahun terakhir berskala kecil.
Pada Juni 2024, dua orang ditemukan tewas menyusul ledakan di garasi parkir bawah tanah sebuah apartemen di Swiss utara, yang juga melukai 11 orang. Polisi menyatakan kepada media lokal bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh kembang api rakitan.
Mungkin ledakan terbesar dalam sejarah Swiss terjadi di Depot Amunisi Mitholz pada Desember 1947 ketika 3.000 ton amunisi tentara Swiss dari Perang Dunia II yang dikubur di pegunungan di atas Mitholz meledak. Sembilan orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.
Pada Februari 1970, bom meledak di pesawat Swissair yang menuju Israel, menewaskan 39 penumpang dan sembilan awak kabin. Tidak jelas siapa dalang di balik serangan itu. Beberapa media lokal melaporkan bahwa kelompok pecahan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) berada di balik pengeboman tersebut, tetapi hal ini tidak pernah dikonfirmasi atau dibuktikan.