Aluminium OS: Semua yang Perlu Diketahui tentang Penerus Chromebook

Berada di posisi terakhir memang tak pernah menyenangkan. Selama bertahun-tahun, Google terkesan berjalan di tempat dengan tablet Android dan Chromebook-nya, selalu berada di belakang pemain-pemain besar dalam industri.

Namun, perusahaan kini punya strategi baru: penggabungan dua platformnya menjadi sesuatu yang benar-benar fresh. Kabar yang beredar menyebutnya sebagai Aluminium OS, dan kedatangannya mungkin lebih cepat dari yang Anda duga.

Apa Itu Aluminium OS?

Rick Osterloh, Wakil Presiden Senior Perangkat dan Layanan Google.

Courtesy of Drew Angerer/Getty Images

Sejak kegagalan peluncuran Pixel Slate pada 2018—yang merupakan upaya pertama Google mengintegrasikan ChromeOS dan Android—publik pun bertanya-tanya tentang masa depan kedua platform ini. Laporan mengenai sistem operasi desktop baru yang memadukan ChromeOS dengan Android telah beredar selama bertahun-tahun.

Google sempat membahas peningkatan interoperabilitas antara ChromeOS dan Android di Google I/O 2025. Dalam dekade terakhir, langkah integrasi kedua sistem operasi ini memang bertahap, dimulai dari kehadiran aplikasi Android di Chromebook, lalu fitur-fitur kecil yang membuatnya terasa sebagai satu ekosistem produk. Pendekatan ini tak jauh berbeda dari Apple. Sejauh ini, kedua raksasa teknologi itu menahan diri untuk menyatukan komputasi mobile dan desktop sepenuhnya, dan Apple bahkan menyangkal rencana menggabungkan macOS dan iPadOS.

Baru-baru ini, pada Qualcomm’s Snapdragon Summit di September, Google mengonfirmasi penggabungan ChromeOS dan Android. Rick Osterloh, pimpinan divisi hardware Google, naik panggung untuk memberikan beberapa detail. Ia menyebut sistem operasi ini sebagai “membawa Android ke pasar PC” dan mengonfirmasi kemitraan dengan Qualcomm untuk platform baru ini. Kemitraan yang tepat, mengingat pengalaman Qualcomm dalam menghidupkan ponsel, tablet, dan laptop. Kemudian dalam konferensi yang sama, Sameer Samat, Presiden Ekosistem Android Google, dilaporkan berkata bahwa Google “selama ini memiliki sistem yang sangat berbeda antara yang kami bangun untuk PC dan untuk smartphone. Kami telah memulai proyek untuk menggabungkan hal tersebut.”

MEMBACA  Penjernih Udara Coway yang Paling Disukai dengan Harga Termurah Sepanjang Masa untuk Liburan, Bahkan Setelah Black Friday

Para eksekutif Google mengonfirmasi usaha besar ini akan diluncurkan sekitar tahun 2026. Google I/O 2026 tampaknya menjadi pilihan yang logis, tapi kita tunggu saja perkembangannya.