Pemilu Honduras Diwarnai Tuduhan Kecurangan Saat Bilik Suara Dibuka

Pemungutan suara berlangsung dalam iklim yang sangat terpolarisasi, dengan Amerika Serikat mendukung kandidat sayap kanan Nasry Asfura.

Terbit Pada 30 Nov 202530 Nov 2025

Klik di sini untuk membagikan di media sosial

bagikan2

Masyarakat Honduras tengah menuju ke tempat pemungutan suara untuk memilih presiden baru dalam sebuah perlombaan yang sangat ketat yang berlangsung di tengah kekhawatiran akan penipuan pemilu di negara Amerika Tengah yang miskin ini.

Tempat pemungutan suara dibuka pada hari Minggu pukul 07.00 waktu setempat (13.00 GMT) selama 10 jam, dengan hasil pertama diperkirakan akan keluar pada Minggu malam.

Cerita yang Direkomendasikan

Sebagian besar jajak pendapat menunjukkan hasil yang hampir imbang antara tiga dari lima kandidat: mantan Menteri Pertahanan Rixi Moncada dari partai pemerintah sayap kiri Liberty and Refoundation (LIBRE); mantan Walikota Tegucigalpa Nasry Asfura dari Partai Nasional sayap kanan; dan pembawa acara televisi Salvador Nasralla dari Partai Liberal yang beraliran tengah.

Pemilu ini, di mana 128 anggota Kongres, ratusan walikota, dan ribuan pejabat publik lainnya juga akan dipilih, berlangsung dalam iklim yang sangat terpolarisasi, dengan tiga kandidat utama saling menuduh merencanakan kecurangan. Moncada telah menyatakan bahwa ia tidak akan mengakui hasil resmi.

Presiden petahana Xiomara Castro dari partai LIBRE dibatasi oleh hukum untuk menjabat satu periode saja.

Kantor Jaksa Agung Honduras, yang sejalan dengan partai penguasa, telah menuduh partai-partai oposisi merencanakan penipuan pemilih, sebuah klaim yang mereka bantah.

Kejaksaan telah membuka penyelidikan terhadap rekaman audio yang diduga menunjukkan seorang politisi Partai Nasional tinggi yang mendiskusikan rencana dengan seorang perwira militer tak dikenal untuk mempengaruhi pemilu.

Rekaman yang diduga, yang menurut Partai Nasional dibuat menggunakan kecerdasan buatan, telah menjadi pusat dari kampanye Moncada.

MEMBACA  Elon Musk mengatakan pemungutan suara kesepakatan pembayaran Tesla berada di pihaknya

Ketidakpercayaan publik

Ketegangan politik telah berkontribusi pada meningkatnya ketidakpercayaan publik terhadap otoritas pemilu dan proses elektoral secara keseluruhan. Telah terjadi pula penundaan dalam penyediaan bahan-bahan untuk pemungutan suara.

“Kami berharap tidak ada kecurangan dan pemilu berlangsung damai,” ujar Jennifer Lopez, seorang mahasiswa hukum berusia 22 tahun di Tegucigalpa. “Ini akan menjadi langkah besar bagi demokrasi di negara kami.”

Di tengah atmosfer yang memanas, 6,5 juta warga Honduras akan memilih antara melanjutkan agenda sosial dan ekonomi sayap kiri Castro atau beralih ke agenda konservatif dengan mendukung Partai Liberal atau Nasional.

Castro, wanita pertama yang memerintah Honduras, telah meningkatkan investasi publik dan belanja sosial. Perekonomian tumbuh secara moderat, serta kemiskinan dan ketimpangan telah menurun, meskipun keduanya tetap tinggi. Dana Moneter Internasional (IMF) telah memuji manajemen fiskal pemerintahnya yang prudent.

Tingkat pembunuhan di negara tersebut juga telah turun ke level terendah dalam sejarah terkini, namun kekerasan masih berlanjut.

Posisi AS

Organisasi Negara-Negara Amerika telah menyatakan kekhawatiran tentang proses pemilu, dan mayoritas anggotanya dalam sesi luar biasa minggu ini menyerukan kepada pemerintah untuk menyelenggarakan pemilu yang bebas dari intimidasi, kecurangan, dan campur tangan politik.

Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Christopher Landau juga memperingatkan di X bahwa Amerika Serikat akan merespons “dengan cepat dan tegas terhadap siapapun yang merusak integritas proses demokrasi di Honduras”.

Presiden AS Donald Trump telah mendukung Asfura, dengan menulis di media sosial bahwa “jika dia tidak menang, Amerika Serikat tidak akan membuang-buang uangnya”.

Honduras, di mana enam dari setiap 10 warganya hidup dalam kemiskinan, mengalami kudeta pada tahun 2009 ketika sebuah aliansi tokoh militer, politisi, dan pengusaha sayap kanan menggulingkan Manuel Zelaya, suami dari presiden saat ini.

MEMBACA  Pemilu Parlemen Mesir: Panduan Lengkap untuk Pemilih

Pada tahun 2021, pemilih Honduras memberikan kemenangan telak kepada Castro, mengakhiri beberapa dekade kekuasaan oleh Partai Nasional dan Liberal.