Pasar mobil listrik (EV) sedang tidak stabil. Banyak perusahaan mobil tradisional sekarang mengurangi rencana produksi EV mereka, menunda peluncuran mobil listrik baru, dan memotong produksi di pabrik EV.
Tapi, perusahaan seperti Rivian tidak bisa melakukan hal yang sama. Sebaliknya, Rivian yang berbasis di California fokus pada peluncuran produk generasi kedua mereka tahun depan: sebuah SUV ukuran sedang bernama R2 dengan harga mulai $45,000.
"Strategi utama kami untuk mengatasi hilangnya kredit pajak untuk konsumen adalah dengan menghadirkan produk yang bisa dijangkau lebih banyak orang," kata Claire McDonough, CFO Rivian.
Kredit pajak untuk pembelian EV sudah berakhir sejak 30 September. Tanpa insentif federal ini, permintaan EV diperkirakan akan turun. Rivian juga baru saja mem-PHK sekitar 600 karyawannya.
Harga mobil penumpang Rivian yang sekarang dimulai dari atas $70,000. McDonough mengatakan, untuk mengimbangi akhirnya kredit pajak, mereka harus mengurangi biaya. Kunci strateginya adalah meluncurkan produk dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu R2 tahun depan.
Proses Menuju Produksi R2
Para karyawan Rivian sudah membangun purwarupa R2 di California. Mobil ini sekarang sedang melalui berbagai tes. Rivian juga telah menambah perluasan pabrik di Illinois seluas 1,1 juta kaki persegi untuk mendukung produksi R2. Mereka menyatakan masih "sesuai jadwal" untuk mulai produksi pada paruh pertama tahun depan.
"R2 akan membuka pasar yang jauh lebih besar untuk merek kami, baik untuk konsumen muda maupun yang lebih tua," kata McDonough.
Pabrik di Illinois menghasilkan sedikit di atas 50,000 unit R1 tahun lalu. Dengan kehadiran R2, kapasitas pabrik itu bisa naik hingga 215,000 unit per tahun. Rivian juga berencana mulai membangun pabrik baru di Georgia tahun depan untuk produksi R2 dan model R3 di masa depan.
Menuju Profitabilitas
McDonough menekankan penghematan biaya dari peluncuran R1 generasi kedua tahun lalu, dan mengatakan perusahaan akan mencapai pengurangan lebih lanjut dengan R2.
Biaya material untuk R2 bisa dipotong hingga separuh dibandingkan R1. Biaya manufaktur juga turun berkat efisiensi desain dan produksi dalam skala besar. Peluncuran R2 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan merek Rivian yang menurut McDonough "belum dikenal semua orang".
R2 juga akan memajukan fitur otonom perusahaan. Mobil ini akan dilengkapi kamera yang dirancang sendiri oleh Rivian, yang memungkinkan integrasi yang lebih baik perangkat lunak, perangkat keras, dan data yang dikumpulkan dari kendaraan pelanggan.
"R2 sangat penting untuk kemajuan pertumbuhan otonom kami, terutama dengan bertambah banyaknya kendaraan kami di jalanan seperti R2," jelas McDonough.
Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh Tech Brew.