Siapakah Arie Zalamanowicz, Pendiri Kibbutz Nir Oz yang Tewas di Tangan Penculik Hamas di Gaza?

Rekaman penangkapannya pada 7 Oktober memperlihatkan Zalamanowicz yang berusia 86 tahun di atas sebuah sepeda motor, diapit oleh para penangkapnya yang duduk di depan dan belakangnya.

Arie Zalamanowicz, salah satu pendiri Kibbutz Nir Oz, dibawa dari rumahnya pada pagi hari pembantaian 7 Oktober 2023 oleh teroris Hamas yang mengamuk di kibbutz tersebut.

Berdasarkan kesaksian kerabat, Arie bersembunyi di ruang aman pada 7 Oktober ketika ditemukan oleh para penyerang. Ia dibawa ke Jalur Gaza tanpa kacamata atau alat bantu dengarnya.

**Zalamanowicz Tampak Tergores dan Berdarah saat Dibawa Melintasi Gaza dengan Sepeda Motor**

Rekaman penangkapannya yang pertama kali dibagikan oleh N12 menunjukkan Zalamanowicz yang berusia 86 tahun di atas sebuah sepeda motor, diapit oleh para penangkapnya yang duduk di depan dan belakangnya.

Dalam video tersebut, saat kelompok itu bergerak melintasi jalanan, puluhan orang berusaha mendekati sepeda motor tersebut. Beberapa orang memukuli Zalamanowicz, dan dalam video, ia menderita luka di kepala yang terlihat jelas dengan pakaiannya penuh noda darah. Sebuah traktor dengan pelat nomor Israel terlihat memimpin iring-iringan tersebut.

Menurut keterangan yang dibagikan N12 dari para sandera yang kemudian dibebaskan, Arie menghadapi kesulitan berat selama ditahan di Gaza. Hamas menerbitkan sebuah video pada November 2023 yang menunjukkan kondisinya yang kritis. Dalam video itu, ia terlihat terbaring di tempat tidur terhubung ke monitor dan mengungkapkan bahwa ia merasa tidak sehat.

Dalam rekaman berikutnya, ia terlihat tidak bergerak dan terbungkus kain putih.

Seorang wanita mengangkat poster sandera Israel Arie Zalamanowicz, yang meninggal dalam kurungan Hamas, di Tel Aviv, Israel, 7 Oktober 2025 (kredit: REUTERS/TOMER NEUBERG)

Pada 1 Desember 2023, Kibbutz Nir Oz membagikan kabar bahwa keluarga telah diberitahu oleh TNI bahwa Arie dibunuh oleh para penangkapnya dari Hamas, yang terus menahan jasadnya di Gaza selama lebih dari dua tahun.

MEMBACA  Mengenang dan Menghormati Kepahlawanan Para Prajurit pada Hari-H

Sebagai seorang duda, ayah dari dua anak, dan kakek dari lima cucu, Arie lahir di Haifa sebelum pindah ke perbatasan Gaza dan bekerja di bidang pertanian di Kibbutz Nir Oz. Sebelum penculikannya, ia aktif dan mandiri serta rutin bersosialisasi dengan para petani yang lebih muda.