Alaska Hadapi Ancaman Banjir dari Gletser, 30 Ribu Penduduk Mengungsi

Kamis, 14 Agustus 2025 – 10:16 WIB

Alaska, VIVA – Negara bagian Alaska di AS sedang bersiap menghadapi potensi banjir yang disebabkan oleh gletser. Penduduk ibu kota Juneau sudah diperintahkan untuk mengungsi, seperti dilaporkan media pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Pejabat darurat memperingatkan bahwa banjir besar bisa membanjiri sebagian Juneau karena puncak pencairan salju dan air hujan yang mengalir dari cekungan yang dibendung oleh Gletser Mendenhall, sekitar 19,3 km jauhnya.

Sekitar 30 ribu warga yang tinggal di daerah rawan banjir sudah mengungsi. Pejabat mengingatkan agar warga tidak mengambil risiko.

"Jangan tunggu, evakuasi!" begitulah peringatan yang dikirim ke warga.

Pihak berwenang mengatakan air sudah mulai meluap dari bendungan es pada Selasa. Mereka memperkirakan banjir besar akan terjadi pada Rabu.

"Ini bisa jadi rekor baru, berdasarkan semua informasi yang kami punya," kata ahli cuaca Nicole Ferrin dari Badan Cuaca Nasional dalam konferensi pers.

Banjir dalam 14 tahun terakhir sudah menghancurkan rumah-rumah dan membanjiri ratusan properti. Pemerintah memasang penghalang sementara tahun ini untuk melindungi wilayah rawan banjir.

Para ilmuwan menyebut banjir ini terjadi karena gletser kecil di dekat Gletser Mendenhall menyusut—akibat pemanasan global—meninggalkan cekungan bernama "Suicide Basin" yang terisi air hujan dan salju yang mencair setiap musim semi dan panas.

Ketika tekanan air cukup besar, air itu menerobos bawah atau sekitar bendungan es dari Gletser Mendenhall, masuk ke Danau Mendenhall, lalu mengalir ke Sungai Mendenhall.

Juneau mengalami banjir rekor pada 2023 dan 2024, dengan ketinggian sungai mencapai 4,87 m Agustus lalu. Tahun ini, puncak banjir diperkirakan antara 4,97–5,12 m menurut Badan Cuaca Nasional. (Ant)

MEMBACA  Puspadaya Perindo Awasi Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak di Jakarta Pusat, Pelaku Sudah Ditahan

Baca Juga: