Presiden Donald Trump memecat kepala statistik tenaga kerja dan dikritik oleh pendahulunya. Pendahulunya menyebut ini tindakan tidak berdasar yang akan merusak kepercayaan pada data penting ekonomi AS.
"Ini merugikan," kata William Beach, yang dipilih Trump di masa jabatan pertamanya untuk memimpin Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), dalam wawancara di CNN State of the Union hari Minggu.
Trump memecat Erika McEntarfer Jumat lalu, beberapa jam setelah data pasar tenaga kerja menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang lemah, sebagian karena revisi besar data Mei dan Juni. Trump menyebut laporan terbaru itu "tidak benar," dan keputusannya memicu protes dari ekonom dan anggota parlemen.
"Aku nggak tau ada alasan apa untuk pemecatan ini," kata Beach, yang digantikan McEntarfer pada Januari 2024. "Ini merusak sistem statistik dan mengurangi kepercayaan pada BLS."
Menurut Beach, data BLS sekarang lebih akurat dibanding 20 atau 30 tahun lalu, termasuk revisi data awal. Dia tetap percaya pada data BLS di masa depan karena stafnya adalah "orang Amerika paling setia yang bisa dibayangkan," membuat BLS "badan statistik terbaik di dunia."
CEO Bank of America Brian Moynihan, di acara CBS Face the Nation, mendesak pemerintah AS memperbaiki pengumpulan data agar revisi tidak menimbulkan ketidakpercayaan.
"Kami lihat apa yang benar-benar dilakukan konsumen dan bisnis," kata Moynihan, tanpa membahas politik pemecatan. "Mereka bisa dapat data ini dengan cara lain, dan itu yang harus jadi fokus."
Dia menyebut revisi data Mei dan Juni, meski tak aneh, termasuk yang terbesar dalam tujuh tahun. "Ini bikin ragu. Kita harus keluarkan dana, kumpulkan informasi, dan cari tahu di mana lagi data keuangan pemerintah dilaporkan."
McEntarfer disetujui Senat dengan suara 86-8. Wakil Presiden JD Vance, saat itu masih senator, mendukung nominasinya.
Kevin Hassett, penasihat ekonomi Trump di Gedung Putih, klaim revisi data pekerjaan besar tidak dijelaskan dengan baik dan cukup jadi alasan untuk "pandangan baru" di BLS. Dia membantah pernyataan Beach bahwa BLS netral secara politik.
"Intinya, ada orang-orang yang terlibat dalam membuat angka ini," kata Hassett di NBC Meet the Press.
Ditanya apakah Trump akan memecat siapa pun yang memberikan data yang tidak dia setujui, Hassett menjawab, "Tidak, sama sekali tidak. Presiden ingin timnya sendiri agar data lebih transparan dan bisa dipercaya."
Baca juga: Trump Pecat Kepala Statistik Tenaga Kerja, Picu Kekhawatiran soal Data
(typo: "tau" instead of "tahu," "nggak" instead of "tidak")