Sepasang kekasih yang pergi ke India untuk merayakan pertunangan mereka termasuk di antara korban kecelakaan pesawat Air India.
Lebih dari 240 orang tewas pada Kamis ketika pesawat Boeing 787 yang menuju Gatwick jatuh tak lama setelah lepas landas di Ahmedabad.
Doa-doa dipanjatkan di Kuil Shri Hanuman di Leicester untuk mengenang para korban, termasuk pasangan tunangan Hardik Avaiya dan Vibhooti Patel.
Teman-teman pasangan tersebut turut memberikan penghormatan, dengan seorang mengatakan, “Hardik seperti adik kecilku, dan Vibhooti seperti adik perempuanku.”
Pesawat itu membawa 242 penumpang saat jatuh tak lama setelah lepas landas dari bandara Ahmedabad di India barat.
Ada 169 warga India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada di pesawat tersebut.
Banyak orang datang ke kuil untuk memberi penghormatan [BBC]
Kuil Leicester mengadakan festival kidung untuk mendoakan semua korban dan berdamai dengan tragedi ini.
Teman pasangan itu mengatakan Ny. Patel seorang fisioterapis, sedangkan Tn. Avaiya bekerja di gudang.
Tn. Avaiya digambarkan oleh sekretaris kuil di Jalan Melton sebagai “panutan dalam bakti dan sukarelawan.”
Dhaval Patel, rekan kerja Tn. Avaiya, berkata, “Kami sedang dalam perjalanan menjemputnya ketika mendapat kabar bahwa pesawat ke Gatwick jatuh di Ahmedabad.”
“Kami langsung memeriksa tiket dan mencocokkan nomor penerbangan, lalu menangis.”
Staf mengatakan Tn. Avaiya datang beberapa kali seminggu untuk membantu acara di kuil.
Tn. Patel berkata, “Dia tidak suka sorotan, hanya bekerja di belakang layar untuk menyelesaikan tugas.”
“Dia ceria, suka bercanda. Dedikasi, pekerja keras, dan sangat menyenangkan.”
“Dia panutan karena pelayanannya tanpa pamrih.”
“Saat berangkat, dia tanya staf kuil apa perlu dibawakan sesuatu. Begitulah sifatnya.”
Staf kuil dengar soal kecelakaan lebih dulu, tapi kabar korban baru diketahui belakangan, dan konfirmasi datang dari teman Tn. Avaiya.
Tn. Patel berkata, “Kami sangat hancur, seperti kehilangan keluarga sendiri.”
“Di moment seperti ini, orang berkumpul dan memberi penghormatan, sedikit meredakan rasa syok dan sedih.”
“Rasanya tak berdaya, hampa. Biasanya jika ada masalah, kami bisa atasi, tapi kali ini sangat sulit.”
Ikuti BBC Leicester di Facebook, X, atau Instagram. Kirim ide cerita ke [email protected] atau via WhatsApp di 0808 100 2210.