Fasilitas R&D Apple untuk meningkatkan sumber daya manusia: DPR

Jakarta (ANTARA) – Komitmen Apple untuk membangun fasilitas penelitian dan pengembangan (R&D) di Indonesia dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional, kata wakil ketua Komisi VII DPR, Chusnunia Chalim.

Perkembangan ini merupakan hasil dari kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Apple untuk perpanjangan sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) raksasa teknologi tersebut, yang akan memungkinkan produknya dijual di negara ini.

“Kami sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk memastikan bahwa investasi ini tidak hanya meningkatkan penetrasi produk Apple di Indonesia, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi industri teknologi nasional, khususnya pengembangan bakat digital dan ekosistem inovasi,” kata Chalim di sini pada Kamis.

Ia lebih lanjut menekankan bahwa investasi untuk mendirikan fasilitas R&D Apple, selain Apple Software Innovation and Technology Institute dan Apple Professional Developer Academy, harus disertai dengan transfer teknologi dan peningkatan kapasitas industri dalam negeri.

“Kami berharap Apple Software Innovation and Technology Institute serta Apple Professional Developer Academy membuka lebih banyak peluang bagi pekerja lokal, mendorong pengembangan aplikasi dan ekosistem digital yang lebih canggih,” paparnya.

Dengan perpanjangan sertifikat TKDN Apple yang akan segera dilakukan, katanya, Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat mempersiapkan untuk melanjutkan dengan izin distribusi untuk seri iPhone 16 yang penjualannya sebelumnya dilarang di pasar domestik.

Chalim mengungkapkan harapannya bahwa kerja sama antara Indonesia dan Apple akan terus dikembangkan untuk memperkuat teknologi domestik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di negara ini.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai kesepakatan dengan Apple mengenai perpanjangan sertifikat TKDN-nya, yang efektif membersihkan jalan bagi perusahaan untuk secara resmi menjual produknya di Indonesia.

MEMBACA  Tuntutan email untuk pegawai pemerintah AS melaporkan program DEI

Beliau menginformasikan bahwa negosiasi dengan Apple berlangsung selama lima bulan dan dianggap sulit karena kedua belah pihak membela kepentingan masing-masing.

Dari negosiasi perpanjangan sertifikat TKDN untuk Apple, Indonesia berhasil menghasilkan beberapa kesepakatan menguntungkan, kata Agus.

Kesepakatan tersebut termasuk Apple menginvestasikan US$160 juta untuk perpanjangan TKDN dalam siklus baru.

Berita terkait: RI menjadi negara Asia pertama yang akan mendapatkan fasilitas R&D Apple: menteri

Berita terkait: Kesepakatan TKDN tercapai, larangan penjualan iPhone Apple bisa segera berakhir

Berita terkait: Pemerintah, Apple intensifkan dialog mengenai aturan TKDN untuk iPhone 16

Translator: Ahmad Muzdaffar Fauzan, Yashinta Difa
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025

Tinggalkan komentar