Danantara dapat menjadi dorongan untuk investasi infrastruktur: menteri

Jakarta (ANTARA) – Dana kekayaan negara Indonesia Daya Anagata Nusantara (Danantara) dapat membantu mendorong investasi infrastruktur nasional, kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di sini pada Selasa.

Danantara adalah manifestasi dari komitmen besar bangsa ini untuk mendorong pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tambahnya.

“Setiap investasi yang masuk harus dikelola dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Infrastruktur bukan hanya proyek fisik, tetapi landasan utama untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih maju dan makmur,” jelas Hanggodo.

Diharapkan Danantara dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan efisiensi dalam mengelola aset negara.

Ini juga dapat membuka peluang lebih luas bagi sektor swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Dengan menggunakan model manajemen yang lebih profesional dan berorientasi investasi, Danantara diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan aset negara untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi, kata Hanggodo.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap proyek yang didukung oleh Danantara berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas agar investasi yang masuk benar-benar memiliki dampak signifikan bagi masyarakat,” tambahnya.

Karenanya, katanya, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan Danantara akan menjadi kunci untuk menciptakan konektivitas yang lebih baik, mempercepat pembangunan yang merata, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Diharapkan juga Danantara dapat mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dengan memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga mencapai daerah-daerah terpencil.

Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memastikan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia, kata Hanggodo.

Selain itu, dengan dibentuknya lembaga pengelolaan investasi, skema pembiayaan infrastruktur tidak hanya akan bergantung pada anggaran negara, tetapi juga memanfaatkan investasi jangka panjang dari berbagai pihak.

MEMBACA  Mahkamah Agung akan menentukan nasib dana internet broadband untuk penduduk berpenghasilan rendah di Amerika.

“Kami ingin menciptakan sistem pembiayaan yang berkelanjutan sehingga pembangunan infrastruktur tidak terhambat oleh kendala anggaran. Dengan model yang lebih fleksibel, kami dapat memastikan bahwa proyek-proyek strategis terus berjalan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” jelas Hanggodo.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Danantara diharapkan dapat mendukung proyek berbasis keberlanjutan, termasuk pengembangan energi hijau, sistem transportasi ramah lingkungan, dan digitalisasi infrastruktur.

Pemerintah telah menekankan bahwa dalam setiap investasi yang masuk, aspek lingkungan dan keberlanjutan harus menjadi pertimbangan utama sehingga pembangunan yang berikutnya tidak hanya bermanfaat bagi generasi saat ini tetapi juga masa depan.

“Infrastruktur yang kita bangun harus memperhatikan aspek keberlanjutan. Danantara harus menjadi instrumen yang mendukung pembangunan hijau dan inklusif, sehingga Indonesia dapat beradaptasi dengan tantangan global, termasuk perubahan iklim,” kata Hanggodo.

Dengan Danantara, Indonesia kini memiliki alat baru untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berkualitas yang tidak hanya meningkatkan produktivitas ekonomi tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas, tambahnya.

Berita terkait: Danantara akan mengelola semua BUMN mulai Maret: Penasihat Presiden

Berita terkait: Danantara akan mendukung BUMN masuk ke Fortune Global 500: Prabowo

Penerjemah: Aji Cakti, Yashinta Difa
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2025

Tinggalkan komentar