Ulasan Xiaomi 17 Ultra Leica Leitzphone: Ponsel Kamera Impian

Leica Leitzphone oleh Xiaomi

Kelebihan

  • Kualitas gambar yang menakjubkan
  • Banyak efek warna khas Leica
  • Cincin fisik untuk pengaturan kamera
  • Performa prosesor yang sangat kuat

    Kekurangan

  • Harga sangat tinggi
  • Daya tahan baterai bisa lebih baik
  • Tidak dijual di Amerika Serikat

    Ulasan Utama

    Leica Leitzphone oleh Xiaomi: Kualitas Kamera yang Luar Biasa

    Xiaomi Leica Leitzphone adalah camera phone terbaik dan paling menarik yang pernah saya gunakan. Sebagai seseorang yang telah mencoba semua ponsel kamera terkemuka, termasuk iPhone 17 Pro Apple dan Galaxy S25 Ultra Samsung, kolaborasi terbaru Xiaomi dan Leica ini menghasilkan sebuah perangkat yang lebih tepat disebut kamera ketimbang telepon. Ponsel Android flagship terbaru Xiaomi yang dikembangkan bersama merek kamera legendaris Jerman ini benar-benar memprioritaskan pengalaman fotografi di atas segalanya.

    Mengapa demikian? Selain logo titik merah Leica dan etching di bodinya, ponsel ini dilengkapi dengan berbagai gaya warna sinematik Leica serta yang terpenting: sebuah ring fisik di bagian belakang yang dapat diputar untuk mengontrol pengaturan kamera, seperti zoom atau kompensasi eksposur. Sensor gambar LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor) yang baru, berukuran besar, dan dipasangkan dengan lensa Leica Summilux berkualitas tinggi menghasilkan dynamic range yang sangat baik. Lensa telefoto-nya pun memiliki elemen bergerak untuk zoom kontinu 75-100mm, bukan sekadar digital crop.

    Yang paling mengesankan adalah profil warna yang identik dengan kamera dan film Leica asli, seperti profil "Chrome" yang menghasilkan warna kaya dan bayangan alami, serta mode hitam-putih kontras tinggi yang meniru film Monopan 50. Dalam pengujian saya, hasil fotonya sangat detail dan berdimensi. Meski pemrosesan perangkat lunak terkadang masih terlihat (seperti pada mode 200MP yang cenderung over-smoothed), Leitzphone tetaplah camera phone terhebat yang pernah saya pegang. Ia menghadirkan alur kerja dan estetika fotografi serius yang sangat mirip dengan kamera Leica sesungguhnya, seperti Q3 43 milik saya.

    Performa, Perangkat Lunak, dan Daya Tahan Baterai

    Di balik kemampuannya yang luar biasa di bidang fotografi, Leitzphone adalah powerhouse sejati. Ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru Qualcomm, performanya sangat tangguh untuk navigasi ataupun gaming berat. Layar OLED 6,9 inci-nya cerah dan hidup, dengan rating IP68 yang membuatnya tahan terhadap cipratan air.

    Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka khusus bernuansa Leica (ikon dan wallpaper monokrom), yang bisa diganti dengan tema lain jika diinginkan. Xiaomi lebih fokus pada pengalaman pengguna yang solid ketimbang gimik AI, yang justru saya apresiasi.

    Daya tahan baterainya cukup, dengan kapasitas 6.000 mAh. Dalam pengujian streaming video selama tiga jam, baterainya turun dari 100% ke 85%. Untuk penggunaan biasa, ia dapat bertahan seharian penuh. Namun, untuk pemakaian intensif seperti setengah hari memotret terus-menerus, persediaan daya bisa turun hingga sekitar 60%, sehingga disarankan membawa power bank atau charger cepat 90W untuk isi ulang kilat.

    Kesimpulan: Apakah Layak Dibeli?

    Alasan utama membeli ponsel ini adalah sistem kameranya yang istimewa. Jika fotografi bukan prioritas, pilihan lebih masuk akal adalah Xiaomi 17 Ultra standar (tanpa ring kontrol dan branding Leica ekstensif) yang diyakini akan berharga lebih terjangkau. Namun, bagi fotografer serius yang menginginkan camera phone ultimat dengan segala filosofi dan identitas visual Leica, Leitzphone adalah pertimbangan yang sangat kuat. Tidak ada produk Leica yang murah, dan ponsel ini bukan pengecualian. Namun, harganya yang tinggi tersebut menjamin Anda selalu membawa kamera yang mampu mengabadikan momen sesuai visi fotografi Anda.

MEMBACA  Sudah Saya Coba, Kamera di Bawah Layar yang Buruk. Perbaikan Apple untuk iPhone 20 Akan Jadi Terobosan Besar.

Tinggalkan komentar