Ulasan Wiim Amp Ultra: Amplifier Streaming Andal dengan Input TV

Wiim Amp Ultra hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, melayani mereka yang menginginkan lebih sekadar performa andal dengan harga yang terjangkau. Pada aspek ini, produk ini langsung menunjukan keberhasilannya, menghadirkan kualitas stereo yang lebih jernih dan luas dibandingkan Amp Pro yang selama beberapa bulan terakhir menjadi pusat sistem hiburan di ruang keluarga saya. Suaranya memang tidak sempurna, dan beberapa fitur yang saya harapkan pada harga segini absen (seperti AirPlay dan input phono khusus), namun tetap saja ia mudah memenangkan hati saya. Selama berminggu-minggu di rak TV saya, Wiim Amp Ultra memamerkan perpaduan yang apik antara performa, desain, dan kualitas.

Penyiapan yang Cepat

Memulai penggunaan Amp Ultra terasa sangat mudah dan lancar. Membuka kotaknya, kita langsung menemui dua kotak kecil berisi kabel, remote suara isi ulang yang terasa padat, serta sebuah kubus aluminium dingin dengan panel depan kaca obsidian. Tampilannya seperti Mac Mini yang ditingkatkan. Bagi yang baru mengenal amplifier, Anda perlu menyiapkan kabel speaker, selain itu Wiim sudah melengkapi semua aksesori, termasuk empat steker banana yang memungkinkan koneksi plug-and-play.

Foto: Ryan Waniata

Setelah mencolokkan TV via HDMI ARC dan menghubungkan speaker, saya memasang kabel daya untuk menampilkan kode QR di layar sentuh berwarna 3,5 inci (produk ini punya layar sentuh berwarna!) yang mengarah ke aplikasi Wiim Home. Aplikasi inilah yang memandu proses penyiapan jaringan. Awalnya aplikasi tidak dapat menemukan unit saya, namun setelah mengetuk kenop volume, Amp Ultra langsung menyala. Setelah pembaruan firmware selama lima menit, semuanya sudah siap digunakan.

Keindahan sistem Wiim—serupa dengan Sonos—terletak pada banyaknya cara untuk memutar audio. Dari layanan *streaming* pintar hingga audio multi-ruangan, banyak hal dapat dikustomisasi dalam aplikasi untuk pengalaman mendengarkan di rumah.

MEMBACA  Di antara Pilihan Saham Small-Cap Milik Miliarder David E. Shaw dengan Potensi Keuntungan Besar

Kotak Kecil yang Sarat Fitur

Wiim memproduksi banyak produk, termasuk Wiim Ultra yang tampak sangat mirip namun tidak memiliki penguat, ia berfungsi sebagai *streamer* tambahan untuk meng*upgrade* amplifier lama. Amp Ultra menggabungkan semuanya dalam satu kotak berukuran 7,87 x 8,3 x 3 inci.

Di dalamnya terdapat amplifier Class-D kecil dengan daya hingga 100 watt per-saluran pada 8 ohm (200 watt pada 4 ohm), yang seharusnya mampu menggerakkan hampir semua jenis speaker, kecuali jika Anda memiliki speaker yang sangat spesial. Konversi audio digital ditangani oleh chip DAC ESS ES9039Q2M SABRE—komponen yang mengubah sinyal digital menjadi gelombang suara analog—dengan dukungan audio resolusi tinggi hingga 24-bit/192-kHz, lebih baik daripada kualitas CD. Di bagian belakang tersedia pilihan input fisik yang lengkap namun ringkas, termasuk port HDMI ARC untuk TV, optikal digital, line-in analog RCA, port USB untuk *flash drive*, koneksi Ethernet, dan output subwoofer.

Konektivitas nirkabel diawali dengan Wi-Fi 6 dan mencakup dukungan untuk Google Cast, Alexa Cast, serta sejumlah layanan *streaming*, mulai dari yang populer seperti Spotify Connect dan Tidal Connect, hingga aplikasi jaringan seperti Plex dan layanan yang mungkin asing seperti SoundMachine. Spotify Connect aktif secara default, sementara layanan lain perlu diaktifkan untuk “mengurangi beban jaringan” menurut keterangan merek. Ketidakhadiran AirPlay 2 dan Apple Music sangat terasa dan akan menjadi kekurangan besar bagi sebagian pendengar. Anda dapat mengaksesnya via Bluetooth 5.3, namun sejujurnya, jika Apple Music adalah pusat utama Anda, saya akan merekomendasikan opsi lain, termasuk Wiim Amp standar.

Tinggalkan komentar