Baterai lithium ion 36V/360-Wh pada sepeda ini telah tersertifikasi sesuai standar keselamatan UL2271 dan UL2849 untuk sepeda listrik, yang berarti sistem kelistrikannya dapat dianggap sangat aman. Baterai tersebut juga mudah dilepas dari rangka, sehingga Anda bisa membukanya, melepasnya, dan mengisi daya di dalam rumah atau kantor.
Bobot yang Berat
Foto: Michael Venutolo-Mantovani
Memang, tidak ada sepeda yang sempurna. Mari kita melihat dari sisi lain dan membahas fakta bahwa Rev 2 memiliki bobot 60 pon—ya, ini cukup berat untuk sepeda biasa. Namun untuk sebuah ebike, ini terbilang standar. Anehnya, kesenangan yang saya rasakan saat mengendarai Judd Rev 2 justru membuatnya terasa lebih ringan dibandingkan banyak ebike lain yang sama beratnya.
Meskipun saya menyukai roda berukuran 20 inci, ukuran ini terasa kurang cocok untuk keperluan komuter, khususnya di kota. Mengingat banyak kota di Amerika dipenuhi lubang, roda 20 inci dengan ban selebar 2,1 inci terasa sedikit kurang memadai. (Ini sebagian merupakan preferensi pribadi, mengingat sepeda listrik editor Adrienne So sendiri juga menggunakan roda 20 inci.)
Jangan salah paham! Perjalanan saya sama sekali tidak terasa kasar atau tidak nyaman—justru sebaliknya. Judd Rev 2 menawarkan kenyamanan berkendara yang mulus. Namun, saya tinggal di kota kampus yang asri dengan jalur hijau yang terpelihara baik, banyak jalur sepeda (meski selalu bisa lebih banyak lagi), dan jalanan yang relatif minim lubang. Saya hanya lebih menyukai roda yang sedikit lebih besar, terutama jika melaju di dalam kota. Namun demikian, jauh lebih mudah membangun sepeda lipat dengan roda kecil dibandingkan roda besar. Bayangkan mencoba melipat sepeda beroda 29 inci untuk disimpan di lemari?
Foto: Michael Venutolo-Mantovani