Ulasan Lenovo LOQ 15: Laptop Gaming Terbaik di Bawah Rp15 Juta

Saya selalu memburu laptop gaming murah yang tidak mengecewakan, tapi jujur saja—banyak yang memang mengecewakan. Kartu grafis Nvidia RTX 5060 setidaknya menjamin performa yang memadai pada resolusi 1080p, asalkan sistem menerima daya penuh 115 watt, dan itulah yang dihadirkan laptop Lenovo LOQ 15.

Dia bukan laptop tercantik di dunia, juga bukan yang paling kuat. Tapi untuk sebuah laptop gaming di bawah $1.000, tidak ada yang lebih baik dari ini.

Tampilannya Biasa Saja

Foto: Luke Larsen

Lenovo LOQ 15 terlihat generik, namun saya menghargai kesederhanaannya. Tidak ada yang terlalu mencolok atau ambisius, tanpa sedikitpun lampu RGB yang berkedip. Itu memberinya estetika modern, meskipun polos. Wajar saja, bodinya cukup tebal dan berat dengan ketebalan 0,96 inci di titik tertebal dan bobot sedikit di atas 2,2 kilogram. Anda harus membayar ekstra $1,000 untuk laptop gaming yang tipis dan ringan dengan komponen serupa, seperti Razer Blade 14. Namun seperti kebanyakan laptop ukuran ini, ia terasa kokoh dan dibangun dengan baik.

Touchpad dan keyboard sering dikorbankan pada mesin murah, tapi tidak di sini. Switch keyboard 1,5-mm terasa memiliki titik aktualisasi yang rendah, dikombinasikan dengan keycaps yang kaku, memberikan sensasi yang sangat presisi. Mungkin butuh pembiasaan, tapi saya lebih menyukai ini daripada tombol lembek yang ditemui di banyak laptop gaming murah. Layoutnya lapang, menawarkan numpad 10-tombol, kontrol media, dan tombol panah ukuran penuh. Satu-satunya yang kurang adalah pembaca sidik jari atau kamera IR. LOQ 15 tidak mendukung Windows Hello, jadi Anda harus mengandalkan kata sandi. Touchpad-nya besar dan responsif secara mengejutkan, permukaannya terasa halus dan nyaman untuk digeser. Meski begitu, suara kliknya terlalu keras.

MEMBACA  Apakah ChatGPT Plus Masih Layak Dibeli dengan Harga $20 Jika Versi Gratis Sudah Menawarkan Banyak Fitur Premium?

LOQ 15 memiliki beberapa port, tidak satupun berada di sisi kiri. Di sebelah kanan, ada port USB-A (5 Gbps), jack headphone, port USB-C (10 Gbps), dan sakelar penutup webcam. Sebagian besar port berada di belakang, di antara ventilasi besar. Di situlah Anda menemukan colokan daya (yang mirip dengan USB-A), port Ethernet, HDMI 2.1, dan USB-A (5 Gbps). Lokasi ini cukup praktis untuk port-port tersebut, terutama jika Anda tidak berencana sering memindahkan laptop.

Tinggalkan komentar