Uji Ketat Vacuum Tongkat Nirkabel: Bosch, Shark, Dyson (2026)

Di bagian belakang alat ini terdapat tuas mekanisme kompresi yang ditekan manual dan tombol terpisah untuk membuka wadah debu di bawahnya. Tuas kompresi bisa digunakan baik saat wadah tertutup maupun terbuka. Fungsinya cukup membantu memadatkan rambut dan debu saat menyedot, sehingga saya bisa melihat apakah wadah sudah benar-benar penuh, meski di titik tertentu kompresi tidak lagi maksimal. Cara ini juga lebih baik untuk mendorong kotoran keluar jika perlu, dibandingkan pengalaman saya harus memasukkan tangan ke dalam wadah Dyson dan Shark untuk mengeluarkan rambut dan debu yang tersangkut. Dyson punya fitur serupa pada Piston Animal V16 yang rencananya rilis tahun ini, jadi saya penasaran mekanisme mana yang rekayasanya lebih baik.

Pemenang Kelenturan: Shark

Foto: Nena Farrell

Bila Anda mencari vacuum yang bisa ditekuk untuk menjangkau area bawah furnitur, saya lebih memilih Shark ketimbang Bosch. Meski mekanisme dan sensasinya mirip, Bosch cenderung mendorong kotoran saat digunakan dalam posisi tekuk aktif, sementara Shark berhasil menyedot kotoran yang tak bisa dijangkau Bosch tanpa harus mengangkatnya dan menempatkannya persis di atas kotoran tersebut (dalam hal ini, kibble kucing yang berserakan).

Pemenang Aksesori: Dyson

Dyson unggul karena Gen5 Detect dilengkapi tiga alat tambahan dan dua kepala. Anda akan mendapat kepala Motorbar, kepala Fluffy Optic, alat khusus rambut, alat kombinasi, serta alat untuk debu dan celah yang sudah terintegrasi pada tongkatnya. Saya suka bahwa alat tersebut menyatu dengan bodi vacuum sehingga tidak perlu dibawa terpisah, dan itu membuat saya lebih sering menggunakannya.

Tapi Bosch juga cukup baik di aspek ini. Anda akan mendapat nozzle pelapis, sikat furnitur, dan nozzle celah. Jumlahnya satu lebih banyak daripada Shark, dan Bosch juga menyertakan dudukan dinding yang bisa digunakan untuk menyimpan dan mengisi daya, serta dapat menampung dua aksesori. Namun, saya menghargai bahwa Shark menyertakan tas sederhana untuk menyimpan aksesori. Aksesori lainnya saya simpan dalam kantong plastik terpisah untuk tiap vacuum, dan mengelola aksesori memang bagian paling menyebalkan dari vacuum nirkabel.

MEMBACA  Penawaran Vacuum Terbaik: Diskon Hingga $400 untuk Roomba, Dyson, LG dan Merek Top Lainnya

Pemenang Kualitas Rangka: Seri

Foto: Nena Farrell

Ketiga vacuum ini memiliki kualitas rangka yang baik, namun masing-masing terasa fokus pada hal berbeda. Bosch terasa paling ringan dan bisa berdiri sendiri paling mudah, meski ketiganya tetap butuh sandaran agar tetap tegak. Dyson yang paling payah dalam hal ini; perlu ada tepian atau meja yang menyangga kanisternya, atau ia akan bergulir dan terjungkir. Bosch memiliki tampilan hitam yang elegan dan layar LED berwarna yang menampilkan gambar karpet atau kayu sesuai mode penyedotan. Namun, kepala vacuumnya sendiri terasa seperti plastik paling ringan di antara ketiganya.

Tinggalkan komentar