Tesla Hentikan Layanan Autopilot Dasar di Amerika Serikat

Tesla telah menghentikan layanan Autopilot di Amerika Serikat.

Meski terdengar aneh, mengingat betapa teguhnya CEO Elon Musk mengenai pentingnya mengemudi otonom, ini lebih merupakan perubahan struktur harga daripada penghapusan fitur tertentu. Namun, perubahan ini tetap akan mengecewakan banyak pengguna.

Berikut situasinya: Jika Anda membeli mobil Tesla baru di AS, Anda tidak lagi akan menerima paket fitur Basic Autopilot yang sebelumnya disertakan dalam setiap unit. Sebagai gantinya, Anda akan mendapatkan Traffic-Aware Cruise Control, yaitu fitur yang mempertahankan kecepatan berkendara yang diatur dan memperlambat kendaraan ketika ada mobil yang lebih lambat di depan.

LIHAT JUGA:

Tesla Robotaxi kini berkendara tanpa pengawas keselamatan di Austin. Benarkah?

Basic Autopilot, yang kini tidak tersedia di AS, sebelumnya juga mencakup Autosteer—fitur bantuan mengemudi penting yang menjaga kendaraan tetap di tengah lajur. Kombinasi Traffic-Aware Cruise Control dan Autosteer inilah yang memungkinkan Anda menekan satu tombol (atau tuas) dan pada dasarnya membiarkan mobil menyetir sendiri di jalan tol (tentu saja dengan Anda tetap memperhatikan).

Maaf, ini satu-satunya pilihan Anda sekarang.
Kredit: Tesla

Perlu dicatat bahwa Tesla juga menawarkan Enhanced Autopilot di beberapa negara di luar AS, yang merupakan kumpulan fitur yang jauh lebih komprehensif karena mencakup Autosteer, Navigate on Autopilot, Traffic Light and Stop Sign Control, dan Smart Summon.

Mashable Light Speed

Di AS, konfigurator Tesla sekarang hanya menawarkan satu opsi: Full Self-Driving (FSD) dengan harga $99 per bulan. Opsi pembelian sekali bayar seharga $8.000 juga masih tersedia, meskipun akan dihapus pada 14 Februari.

Yang cukup menjengkelkan, konfigurator Tesla tidak benar-benar menyebutkan perubahan ini. Kata “Autopilot” sama sekali tidak disebutkan di halaman tersebut.

MEMBACA  Pisau Koki Terbaik 2025: Uji Coba Hampir Dua Lusin untuk Temukan Favorit


Tweet ini saat ini tidak tersedia. Mungkin sedang dimuat atau telah dihapus.

Langkah ini kemungkinan merupakan upaya (putus asa?) lain dari Tesla untuk mendorong pelanggan membeli FSD. Namun, ini adalah perubahan yang sangat merugikan bagi pengguna yang menginginkan Autosteer dan tidak terlalu memedulikan FSD (yang masih berupa perangkat lunak beta dan tidak menawarkan mengemudi otonom, meski Musk telah menjanjikannya selama bertahun-tahun), karena kini mereka harus membayar $99 per bulan untuk mendapatkan fitur tersebut. Lebih parah lagi, Musk baru-baru ini mengatakan bahwa harga perangkat lunak tersebut “akan naik seiring dengan peningkatan kemampuan FSD.”

Pembeli model premium Tesla—Model S, Model X, dan versi “Cyberbeast” dari Cybertruck—mendapatkan FSD secara gratis, sehingga perubahan ini tidak terlalu berdampak pada mereka. Namun, bagi siapa pun yang membeli Model 3 atau Model Y baru, pilihannya adalah FSD atau (hampir) tidak ada fitur otonom sama sekali.

Berdasarkan beberapa komentar di media sosial, banyak orang tidak puas dengan perubahan ini. Sebagian mencatat bahwa mobil entry-level yang lebih murah dari perusahaan lain kini dilengkapi dengan fitur keselamatan dasar tersebut, sementara Tesla Model 3 atau Y tidak.

Ironisnya, situasi justru lebih baik di Eropa, di mana sebagian besar fitur Full Self-Driving belum diizinkan. Di sana, pembeli masih mendapatkan Basic Autopilot dengan setiap mobil baru, dan juga dapat memilih Enhanced Autopilot yang harganya setengah dari FSD. Hal ini kemungkinan akan berubah jika (dan ketika) FSD mendapatkan lampu hijau dari regulator Eropa, yang justru lebih ironis lagi karena berarti pembeli Tesla di Eropa mungkin akan berhenti berharap (dan mengajukan petisi) untuk hal itu terjadi.

Tinggalkan komentar