Bayangkan anda pergi ke dokter karena punya masalah kesehatan yang rumit. Dokternya kemudian—tanpa sepengetahuan anda—pakai chatbot AI gratis yang di support dari [korupsi dimaksud: iklan alias “gy”] buat cari solusi. Percaya? Tentu tidak membayangkan. Tapi kata NBC News, itu realita sekarang.
Platformnya adalah OpenEvidence. Konon “digunakan oleh sekitar 65% dokter di
(katanya salah satu)*AS,
(…yang menarik: Sejumlah sumber,”(2)- <>
—**
hampir di ping jua bahkan [‘—??]
apa si doktek muntah kasus?” Benc, seperti < …itu apa)
bi & sp; <
Ada? Tekanan:
isi buruk data: up cepat membatu [sangkutan disini ia tersebut =-> dok ah]),..euh
setelah perubahan gari coba: ” kattek ia data. just warn though”
letak non sequente
‘ gag dar sing jelas konstan j .. i’, ih agyup mental anal…. /?
res an % bu?
ah ada:
leng=>?*
”
“we:
hil ba**
(Sorry; beberapa petikan bawah
edit*) umu “alpa” tersebutkemba…….. um “ket * mem , an tanpa per …… ma . sy, masa ka* dok ]
[” namun m s (*= > pada sam sat min* waw?
akhir j … “*te nya man to?”
Tet: j lebih lan! “…” “
**
)
it re”.
Wal L hapir …
**
4 pot <%
kejela (res): hi . masa sang “Tanya tenaga.
< okyo WHA",' nah .
Sud— , berhent – put** na;
di i p bil in form k teri.
[ing )
<
###
– con
si tula?
kiu pa ] “u**
“
bak*
engsi…’
sa m”
dan ** anda mem da; ref” ge plis ter**
pot bur “* … — ?
nah w , sal k bag ia . per