Stiker Bumper “Saya Beli Ini Sebelum Elon Gila” Tak Akan Mempan di Cybertruck Anyar Seharga Rp900 Juta

Cybertruck Tesla kini menjadi agak lebih terjangkau, tetapi siapa pun yang membelinya sekarang tak bisa mengklaim mereka tidak tahu kecenderungan politik Elon Musk atau sifat-sifatnya yang kurang menyenangkan secara umum.

Perusahaan EV itu mengumumkan pada Kamis bahwa versi baru Cybertruck tersedia untuk dipesan di AS. Model penggerak semua roda (all-wheel-drive) ini dimulai dari harga $59.999. Ini merupakan harga terendah untuk kendaraan tersebut sepanjang masa.

“Ini adalah Cybertruck paling terjangkau kami sejauh ini,” tulis akun X Cybertruck Tesla dalam sebuah postingan yang mengumumkan versi baru tersebut. “Sekuat baja dengan biaya kepemilikan yang ultra-rendah.”

Di waktu yang bersamaan, Tesla memotong harga versi termahalnya, Cyberbeast, sebesar $15.000 menjadi $99.990. Ini merupakan langkah terbaru perusahaan untuk mendongkrak penjualan pickup listrik yang tengah bermasalah ini.

Ketika Elon Musk pertama kali meluncurkan Cybertruck pada 2019, dia menyatakan harganya akan dimulai dari $39.000 dan pengiriman dimulai pada 2021. Itu hanyalah janji-janji pertama yang dilanggar Musk terkait truk ini.

Tesla baru mulai mengirimkan Cybertruck pada akhir 2023, dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Musk kemudian memprediksi Cybertruck dapat terjual hingga 250.000 unit per tahun pada 2025. Prediksinya meleset jauh. Menurut Cox Automotive, Tesla hanya menjual 38.965 unit Cybertruck pada 2025, turun 48% dari tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, pengiriman Tesla anjlok 9% menjadi 1.636.129 kendaraan.

Sebagian dari penurunan itu dapat diatribusikan kepada berakhirnya kredit pajak federal untuk EV tahun lalu, tetapi banyak analis juga menunjuk pada merosotnya popularitas Musk di kalangan demografi yang paling mungkin membeli kendaraan listrik.

Beberapa studi menunjukkan keterlibatan politik Musk mungkin merugikan Tesla dan mungkin juga pasar EV secara luas. Pada 2024, Musk mendukung dan menyumbang jutaan dolar untuk kampanye presiden Donald Trump dan kemudian memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE) yang kontroversial.

MEMBACA  PwC Akan Memberhentikan 175 Auditor Junior Akibat Perlambatan Bisnis

Sebuah studi Oktober dari Universitas Yale dan National Bureau of Economic Research memperkirakan aktivisme politik Musk telah menghilangkan penjualan Tesla setidaknya 1 juta kendaraan antara Oktober 2022 dan April 2025.

Studi lain yang diterbitkan di Nature pada Juli menemukan bahwa politik Musk menjauhkan konsumen liberal dan bahkan memengaruhi minat mereka untuk membeli Tesla maupun EV secara umum. Sebaliknya, dukungan Musk terhadap Trump tidak lantas mengakibatkan lonjakan minat terhadap EV di kalangan pemilih konservatif.

Reputasi Musk yang memburuk juga turut memicu munculnya industri rumahan stiker bemper yang memungkinkan pemilik Tesla memberi sinyal bahwa mereka tidak mendukungnya dan bahwa mereka ‘terjebak’ dengan pembelian yang sangat mahal.

Pada Maret, salah satu penjual yang menawarkan stiker dengan frasa seperti “Saya beli ini sebelum Elon jadi gila” melaporkan penghasilan kotor sekitar $100.000 per bulan.

Memang selalu diragukan bahwa pemilik Cybertruck termasuk dalam kategori orang yang tidak mungkin tahu tentang politik Musk, tetapi kini model baru diluncurkan dengan harga yang jauh lebih rendah. Berhati-hatilah sebelum Anda memutuskan untuk melakukan pembelian semacam ini.

Tinggalkan komentar