Baseus Nomos NH21 245W Stasiun Pengisian Daya 6-in-1 USB-C
**Kesimpulan Penting ZDNET**
Stasiun pengisian daya Nomos dari Baseus ini tersedia dengan harga $200. Ini merupakan stasiun pengisian meja yang sangat bertenaga dengan enam port berbeda dan tak masalah mengeluarkan daya penuh 245W. Adaptor dayanya sangat besar dan menggunakan konektor proprietary, jadi jika rusak atau hilang, pengisi dayanya pun selesai.
Saya memiliki stasiun pengisian di meja samping tempat tidur untuk menangani pengisian daya semalaman bagi perangkat bawaan sehari-hari. iPhone, Apple Watch, AirPods, dan power bank atau *gizmo* apa pun yang saya bawa mendapatkan waktu *R&R*-nya di sana. Namun, saya tidak memiliki sesuatu yang setara untuk meja kerja saya — sampai sekarang.
**Baseus Nomos NH21 245W 6-in-1 USB-C charging station** adalah stasiun pengisian meja yang sempurna karena memiliki daya dan port yang cukup untuk menangani semua perangkat saya.
Berbeda dengan banyak stasiun pengisian meja samping tempat tidur yang pernah saya uji, Nomos NH21 mengabaikan gaya demi fungsi murni. Unitnya berupa kotak biru tua yang dipenuhi dengan port output.
Di bagian atas terdapat pad nirkabel Qi2 yang dapat berputar dan mampu mengeluarkan daya maksimal 15W — cocok untuk iPhone. Ini diapit oleh dua kabel USB-C anyaman sepanjang 80 cm pada reel yang dapat ditarik ulur, masing-masing dapat menangani daya 100W. Reelnya dilengkapi gear peredam presisi untuk tarikan yang halus dan penarikan ulur satu sentuh yang mudah, memberikan kesan sangat premium. Jika khawatir mekanisme tarik ulurnya akan cepat aus, jangan! Baseus menyatakan sudah diuji untuk 35.000 kali tarikan.
Di bagian depan terdapat dua port USB-C yang dapat menangani daya hingga 140W — cukup untuk mengisi cepat MacBook Pro — dan satu port USB-A 18W di sampingnya untuk semua perangkat lawas Anda. Stasiun ini mendukung PD 3.1, QC 4, PPS, SCP, dan lainnya, jadi perangkat apa pun yang Anda sambungkan akan terisi secepat dan seaman mungkin.
Itu banyak sekali port dan daya yang harus dikelola unit ini, dan untuk menanganinya, ia memiliki alokasi daya pintar untuk memastikan jumlah yang tepat dikirim ke perangkat yang sesuai secepat mungkin. Banyak stasiun pengisian yang saya uji membutuhkan beberapa detik untuk menentukan pembagian daya setelah perangkat baru disambungkan, tetapi NH21 menanganinya hampir instan.
Ada juga layar, karena kami para *geek* menyukai layar! Layar LCD digital warna tiga inci ini dapat menampilkan data *real-time* sekilas, menunjukkan output total, daya per port, dan kinerja keseluruhan dengan menekan tombol di samping unit. Jelas dan terang, sempurna untuk pemeriksaan sekilas.
Saya telah menguji banyak stasiun pengisian dengan output daya lebih rendah dari NH21 yang menggunakan kipas untuk tetap dingin. Tidak dengan yang ini. Insinyur Baseus membangunnya dengan transistor GaN sehingga berjalan lebih dingin dibanding teknologi silikon lama. Mereka juga memindahkan catu daya — unit 252W yang sangat besar — ke luar perangkat untuk membatasi panas yang harus ditangani pengisi dayanya. Semua ini berarti ia dapat menggunakan pendinginan pasif untuk menjaga suhu unit tetap wajar.
Hasilnya? Desain yang bekerja sangat baik. Saya mendorong stasiun ini ke batasnya dan mempertahankannya selama lebih dari sehari — bukan skenario penggunaan tipikal — dan tidak mengalami masalah panas. NH21 memang memiliki kemampuan untuk *throttle* output jika menjadi panas, dan ada mode seimbang yang menjaga output di bawah 100W, tetapi saya tidak merasa perlu keduanya. Ia berjalan dingin dan, berkat tidak ada kipas, senyap sepanjang waktu.
Catu daya yang dibutuhkan NH21 itu sangat besar, jadi Anda memerlukan stopkontak AC yang nyaman di dekatnya, dan ia memiliki konektor proprietary 4-pin di ujungnya. Jika Anda menghilangkannya atau merusaknya, tamatlah riwayat unit ini. Jadi rawatlah adaptor dayanya dengan baik!
**Saran Pembelian ZDNET**
$200 adalah harga yang cukup mahal untuk sebuah stasiun pengisian, tetapi ini bukan unit biasa. **Baseus Nomos NH21** dapat menangani apa pun yang Anda lemparkan, dari sepasang *earbud* hingga laptop, dan ia lebih dari sanggup beroperasi dengan enam perangkat tersambung sekaligus yang menarik daya bersamaan.
Dua kabel USB-C yang dapat ditarik ulur merupakan sentuhan yang bagus, tidak hanya membantu merapikan meja saya, tetapi juga berarti saya tidak perlu berburu kabel saat suatu perangkat perlu diisi karena seseorang (saya, selalu saya) telah memindahkannya. Layarnya juga sentuhan yang saya sukai, meski saya tahu tidak semua orang akan mengapresiasinya.