SpaceX Berencana Go Public dengan Target Penggalangan Dana Besar

SpaceX mungkin baru saja mengambil satu langkah lebih dekat untuk menjadi perusahaan publik. Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk telah mengajukan draf registrasi penawaran saham perdana (IPO) secara rahasia kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Jika semua berjalan lancar, SpaceX dapat tercatat di bursa efek paling lambat bulan Juni.

LIHAT JUGA:

Mengapa SpaceX membeli xAI: Pusat data di luar angkasa bukan satu-satunya alasan

Meskipun jelas merupakan langkah menuju penawaran publik, IPO rahasia SpaceX tidak menempatkannya pada jadwal yang kaku. Pengajuan rahasia seperti ini utamanya memungkinkan perusahaan menerima umpan balik langsung dari SEC mengenai rencana IPO mereka, dan melakukan perubahan sesuai kebutuhan. Awalnya ditujukan untuk digunakan perusahaan yang lebih kecil, mekanisme ini memungkinkan bisnis untuk menjaga kerahasiaan informasi lebih lama, termasuk jumlah saham yang ditawarkan, laporan keuangan, rencana masa depan, dan faktor risiko yang diantisipasi.

Oleh karena itu, detail dari draf IPO SpaceX saat ini masih belum jelas. Meski begitu, fakta pengajuannya mengindikasikan bahwa perusahaan siap untuk melangkah maju menjadi entitas publik.

Mashable Light Speed

Sumber anonim yang dikutip Bloomberg menyatakan SpaceX mungkin menargetkan valuasi lebih dari $1,75 triliun, dan perusahaan tersebut mempertimbangkan target penggalangan dana sebesar $75 miliar. Ini merupakan peningkatan yang signifikan dari target $25 miliar yang dilaporkan Reuters Desember lalu, meski lebih sesuai dengan kisaran $40 hingga $80 miliar yang dilaporkan The Wall Street Journal pekan lalu—kedua publikasi juga mengutip sumber anonim. Bagaimanapun, IPO ini berpotensi memberikan dorongan signifikan bagi keuangan SpaceX.

Reuters melaporkan setidaknya 21 bank kini bekerja sama dengan SpaceX untuk IPO-nya, dengan Morgan Stanley, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, Bank of America, dan Citigroup memegang peran utama.

MEMBACA  Marcus Rashford mengatakan Man United 'lebih baik dengan dia' oleh Ruben Amorim | Berita Sepak Bola

SpaceX mengakuisisi perusahaan AI milik Musk, xAI awal tahun ini, termasuk platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Kesepakatan itu meningkatkan valuasi SpaceX menjadi $1,25 triliun pada saat itu, dan semakin mengkonsolidasikan berbagai perusahaan bermerek X milik Musk. xAI mengakuisisi X yang sudah dimiliki Musk dalam kesepakatan senilai $33 miliar pada Maret lalu, setelah sang miliarder awalnya membelinya seharga $44 miliar pada tahun 2022.

Tinggalkan komentar