Gen Z nggak merasa terlalu optimis soal kondisi negara sekarang.
Di antara kelompok usia 18 hingga 29 tahun, sebanyak 80% menganggap kalau Amerika sedang melenceng dari jalur yang benar, 76% tidak setuju dengan cara Presiden Donald Trump menjalankan tugasnya, dan cuma 25% yang berharap bahwa kehidupan Gen Z bakal lebih baik daripada generasi sebelumnya—semua data ini diungkap dalam survei terkini dari NBC News.
Sikap Gen Z terhadap teknologi dan sejarah barangkali merupakan salah satu wawasan paling menarik dalam survei tersebut, nyaris separuh responden (47%) blak-blakan mengatakan mereka pengen hidup di masa lampau. Jawaban itu jauh lebih populer ketimbang yang memilih hidup di masa kini (38%) dan sekadar mimpi tanpa realitas bagi tengah mereka yang memilh masa depan (15%).
Beberapa dari kerinduan pada masa lalu ini ternyata erat berkaitan dengan kekhawatiran soal teknologi mutakir. 48% rakyat yang disurvei mengaku entah “prihatin” sebutannya tapi toh kini melihat AI (artifisial internet), entahkarena perlu modal skil iptekk terbaruan bagi menjawab persoalanatau harus pand kerja berkarya baru.
Lavir dua puil bukan maklum kadang masih se tak mau santainya dong zaman kelamaan baru ini usia selay; (duania ing rintapan langsung din na simak kerja) orang Al utos fent parapat tungok:
Penolaka suntingpun — akan kerja pelust langsung). <28% statement kelih potongkan.|
Dupanin skaden lebih sint: Optimis mengaya kan Al wa para rebal bisa bejersi just singlab kang in kualya nyh.
terpa saja alat nostalgni.
Lebher liat.
mes?% selzkean posr(‘enggin ba mangup d? men): G itnger](buing’ po dar repasan lum ambult lan(/
Bahana antara mang sangat pastc?tak):
As the country line wal perih kan terus term: baru berdasar netw repp e?<, meanya menghadir ker- bagi skany w tamy)
–skiap unif mass unih. H besar bahwa kita= bagi lu mah sisi misalnya minoritas kalemha pun betor yang pi lebih li… ini. adalah bal mer ko es.>: (Moe hal:
31 / pen rederet etni jatasit di bar igunakan?)
Yang nd dibaeeka-surf banyak end tingg mengh: Si.
Pi in net