Jada Jones/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.
—
Poin Penting ZDNET
Spesifikasi Inti Bluetooth terkini adalah versi 6.2.
Produsenlah yang memutuskan fitur Bluetooth terbaru yang diintegrasikan ke produk teknologi konsumen.
Adopsi Channel Sounding masih lambat, namun Auracast mulai banyak diadopsi.
—
Saya telah menghadiri dua acara CES sejauh ini, dan bisa dibilang, pertemuan paling informatif yang saya alami adalah dengan Bluetooth Special Interest Group (SIG). Bluetooth hadir di mana-mana pada perangkat kita, tetapi selain untuk menyambungkan kita secara nirkabel dengan perangkat lain, teknologinya terasa samar dan membingungkan.
Baca juga: CES 2026: 7 berita terbesar seputar TV, laptop, dan gadget aneh lain yang Anda lewatkan
Saya berbincang dengan tim Bluetooth mengenai Channel Sounding, Bluetooth 6.0, dan Auracast. Kesimpulan terbesarnya mungkin mengejutkan Anda: selama ini kita keliru dalam memandang Bluetooth. Ini alasannya.
Bluetooth 6.2 Sudah Hadir, Lalu Di Mana Semua Fitur Barunya?
Jada Jones/ZDNET
Bluetooth SIG baru-baru ini merilis Bluetooth 6.2, dengan fitur utama termasuk Interval Koneksi yang Lebih Pendek untuk latensi ultra-rendah pada perangkat periferal nirkabel, serta Ketahanan Channel Sounding untuk keamanan yang ditingkatkan pada aplikasi kunci nirkabel.
Namun, banyak perangkat, terutama periferal seperti headphone, earbud, smartwatch, serta mouse dan keyboard gaming, tidak berkinerja sebaik yang diharapkan melalui koneksi Bluetooth. Bluetooth SIG sering mengumumkan fitur-fitur menjanjikan, tetapi fitur itu tak kunjung hadir di perangkat Anda. Mengapa? Itu tergantung produsen.
Baca juga: Apa itu Bluetooth 6.0? Bagaimana standar konektivitas audio baru ini mengubah cara Anda mendengar
Tim Bluetooth mengatakan kepada saya bahwa penerapan fitur Bluetooth terbaru dalam sebuah Spesifikasi Inti Bluetooth sepenuhnya merupakan keputusan produsen, sekalipun suatu perangkat sudah mendukung versi Bluetooth terbaru. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak terlalu berpatokan pada versi Bluetooth suatu perangkat, karena ada kemungkinan produsen mengabaikan fitur-fitur terbaiknya.
Channel Sounding Sempat Heboh. Kini Di Mana?
Lance Whitney/ZDNET
Channel Sounding Bluetooth sempat menjadi fitur andalan dalam Bluetooth 6.0, membuktikan bahwa Bluetooth SIG telah mengembangkan teknologi untuk mendemokratisasikan kemampuan Find My Device. Namun, beberapa perangkat Bluetooth 6.0 kini telah beredar di pasaran, dan tak satu pun yang mengiklankan Channel Sounding dalam konteks Find My Device.
Seperti disebutkan di atas, keputusan untuk menyertakan Channel Sounding ada di tangan produsen, apa pun alasannya. Meski demikian, penerapan Channel Sounding mulai bermunculan di industri pelacak Bluetooth dan kunci pintar.
Di CES 2026, Moto Tag 2 dari Motorola menunjukkan bagaimana Channel Sounding (untuk penemuan perangkat yang lebih cepat dan koneksi aman) dan Ultra-Wideband atau UWB (untuk pelacakan lokasi presisi) dapat bekerja sama untuk memperkuat fitur lokasi dan keamanan tag tersebut.
Kunci pintar RV NE-CS dari Bauer Products, yang juga diumumkan di CES 2026, mengintegrasikan Channel Sounding. Teknologi Bluetooth ini menawarkan kesadaran jarak yang lebih baik antara kunci dan perangkat kuncinya, serta peningkatan keamanan untuk mencegah gangguan dan kerentanan.
Di ajang tersebut, Bauer mendemonstrasikan bagaimana ponsel cerdas Google Pixel 10 yang kompatibel dengan Bluetooth 6.0 dapat membuka kunci pintar NE-CS via Bluetooth.
Namun, membayangkan dunia di mana semua perangkat Bluetooth Anda terkonsolidasi ke dalam satu ekosistem Find My Device yang besar mungkin masih jauh dari kenyataan, setidaknya untuk beberapa tahun ke depan. Pertimbangkan ini: Bluetooth Auracast diumumkan pada 2022, dengan adopsi luas mulai banyak diterapkan pada 2025, dan lebih banyak lagi yang diantisipasi di 2026. Singkatnya, Channel Sounding masih punya jalan panjang.
Untuk Saat Ini, Fokuslah pada Auracast
Jada Jones/ZDNET
Pecinta audio konsumen sebaiknya tetap antusias dengan Auracast, fitur utama Bluetooth yang memungkinkan audio disiarkan dari satu perangkat ke sejumlah penerima tak terbatas. Jika Anda membeli headphone atau earbud dalam tiga tahun terakhir, perangkat tersebut mungkin sudah memiliki perangkat keras yang diperlukan untuk kompatibel dengan Auracast, bahkan melalui pembaruan software nirkabel.
Perangkat audio yang lebih baru diperkenalkan ke pasar dengan Auracast, memungkinkan konsumen mengakses beragam fitur penyiaran. Karena ponsel cerdas, headphone, earbud, dan alat bantu dengar semuanya dilengkapi Bluetooth, penggunaan teknologi penyiaran audio standarnya memungkinkan konsumen menghindari lock-in merek. Fitur Auracast mencakup penyiaran audio dari perangkat pemutar, seperti ponsel cerdas, ke beberapa speaker Bluetooth.
Penerapan Auracast lainnya termasuk menyambungkan alat bantu dengar secara privat ke siaran publik, seperti pengumuman di bandara atau stasiun kereta; menyambungkan earbud atau headphone ke TV di bar olahraga; atau membagikan audio dari ponsel cerdas Anda ke headphone atau earbud milik teman di dekat Anda.
Google dan Android telah menjadi pengadopsi Auracast yang menonjol di ponsel cerdas, dengan beberapa ponsel Android mampu berperan sebagai pemancar Auracast, membagikan audio kepada orang lain, atau berfungsi sebagai asisten yang menjadi perantara antara penerima dan pemancar.
Beberapa speaker Bluetooth, earbud, headphone, dan alat bantu dengar sudah kompatibel dengan, atau dapat diperbarui untuk kompatibel dengan Auracast. Lebih banyak merek diperkirakan akan mengadopsi teknologi ini tahun in.