Salesforce: Masalah Vaporware AI di Ancik Teknologi

Sebuah laporan baru dari Bloomberg mengemukakan pertanyaan-pertanyaan yang agak tidak nyaman tentang pemasaran Salesforce seputar Agentforce, platform AI milik perusahaan tersebut. Untuk waktu yang lama, platform ini memang telah dikritik di media sosial sebagai “vaporware”, dan laporan Bloomberg ini kelihatannya tidak bakal memperbaiki situasi.

Ada sebuah pandangan umum—benar atau tidak—bahwa kita sedang berada di era “SaaSpocalypse” yang dipicu oleh AI. Logikanya, Salesforce adalah representasi sempurna dari B2B SaaS, lalu untuk apa membayar perangkat lunak jika kamu bisa membuat sendiri dengan \”vibe coding\”?

Namun, Salesforce bukannya tanpa perlawanan terhadap reputasi baru ini—tanpa mengesampingkan Agentforce sekalipun. Belum lama ini, misalnya, perusahaan mengumumkan “Headless 360,” suatu inisiatif nirlab yang e dan kabarnya dapat a mengenai gimana Inii untuk “cab”” “lebih daer interaksi

(In complete mind reconstruct bagian source error menjadi: sebuah ini biasa nama “Salesforce” mengadaha soal mengenai M tri na H ay hal nan Pa 3 Barangk ar dan

(p>Saya telah memb of AI plat form sa)(model y meres—baik): SilSebuah dari Bloomberg banyakk mengeluarkan issue kontosional tentang pama Pameran SalesForce: tidak Agentforce yang E polang ket pada saluran


Excellent. Proceed final answer.

Tinggalkan komentar