Laras kayu adalah elemen yang menciptakan keajaiban dalam sebotol wiski favorit Anda. Namun, mereka juga merupakan sumber masalah lama dalam industri minuman beralkohol: kebocoran. Dan ini terjadi cukup sering.
Di Bacardi Limited, perusahaan spiritus swasta terbesar di dunia, kebocoran laras adalah masalah besar. Ambil contoh merek wiski Scotch campuran Dewar’s (hanya satu dari puluhan merek yang mereka miliki). Biasanya, Dewar’s mempunyai lebih dari 100 gudang yang penuh dengan laras-laras wiski yang sedang matang, masing-masing menampung 25.000 tong. Laras-laras itu akan menua selama tiga hingga 12 tahun, dan menurut Angus Holmes, Direktur Kategori Wiski Bacardi, banyak dari laras tersebut yang akan mengalami kebocoran di suatu titik dalam masa pakainya.
Hal itu tentu tidak baik untuk bisnis, ujar Holmes. “Bagaimana kita memastikan bahwa ketika kita mengambil laras tersebut, isinya sebanyak mungkin?”
Mengingat pentingnya menemukan apa yang disebut ‘pembocor’ sebelum satu dekade berlalu—dan membawa serta semua wiski di dalamnya—Bacardi menggandeng National Manufacturing Institute Scotland (NMIS). NMIS diberi tantangan ini dan menghadirkan solusi yang mengejutkan: Mengapa tidak menggunakan anjing robotik?
Andrew Hamilton, kepala Digital Process Manufacturing Centre NMIS, menyatakan bahwa saran pertama kelompoknya adalah Dewar’s mencoba robot Spot dari Boston Dynamics yang dapat berkeliaran di gudang untuk memburu laras yang bocor.
Namun, untuk menjadi pemburu yang benar-benar efektif, anjing robot tersebut perlu mengadopsi salah satu keterampilan paling terasah dari keluarga kanin sebenarnya: indera penciuman yang tajam.
Jejak Uap
Spot sedang memburu.
Photograph: Martin Shields, Bacardi
Ada dua jenis kebocoran: cairan yang tumpah atau merembes keluar dari laras, dan kehilangan cairan melalui penguapan. Laras yang bocor cairan cukup mudah diidentifikasi, tetapi jika kehilangan lebih banyak dari yang seharusnya melalui penguapan, itu lebih sulit dideteksi.
Penguapan adalah bagian yang diharapkan dalam pematangan wiski. “Bagian malaikat” (angel’s share) merupakan fenomena yang dipahami dengan baik dan dianggap sebagai bagian kunci dari evolusi wiski. Di Skotlandia, para malaikat mengambil sekitar 2 persen volume laras setiap tahunnya. Meski beberapa penyuling yang inovatif pernah berusaha menolak hak para malaikat itu dengan teknik eksperimental seperti membungkus laras dengan plastik, pada umumnya penyuling rela memberikan sedikit wiski kembali kepada alam semesta sebagai biaya operasional.
“Robot itu mengeluarkan suara mengerikan, seperti dalam film horor, suara cakaran di lantai saat mengejar Anda.”
Angus Holmes dari Bacardi