Beredar rumor bahwa Anthropic akan segera meluncurkan Claude Sonnet 5, versi baru dari model AI tingkat menengahnya yang berpotensi menggeser lanskap persaingan model bahasa besar secara signifikan.
Berbagai laporan yang terbit awal Februari mengindikasikan kedatangan Claude Sonnet 5 sudah diambang pintu, dengan sejumlah pengamat industri menyoroti tanda-tanda pengujian internal dan persiapan peluncuran secara diam-diam. Meskipun Anthropic belum secara resmi mengumumkan tanggal rilis, spekulasi kian memanas setelah para pengembang dan analis mulai menyebut “Sonnet 5” dalam forum publik dan unggahan media sosial.
Menurut UCStrategies, Claude Sonnet 5 diantisipasi menghadirkan peningkatan performa besar-besaran sambil mempertahankan struktur harga yang selama ini membuat Sonnet menarik bagi pengembang. Sumber tersebut melaporkan bahwa model ini mungkin akan menyamai atau bahkan melampaui kemampuan model high-end Anthropic, Opus 4.5, sementara biaya operasinya tetap jauh lebih murah—sebuah kombinasi yang bisa membuatnya sangat menarik untuk beban kerja *enterprise* dan pemrograman.
Efisiensi biaya tampaknya menjadi tema sentral. Liputan dari Geeky Gadgets menyebutkan Sonnet 5 bisa berbiaya sekitar separuh dari Opus 4.5, sambil menawarkan inferensi yang lebih cepat dan kemampuan bergaya *agent* yang lebih kuat, termasuk peningkatan retensi konteks dan *multitasking*. Hal ini memposisikan model tersebut bukan hanya sebagai penantang langsung bagi jajaran produk Anthropic sendiri, tetapi juga untuk rilis mendatang dari OpenAI dan Google.
Terdapat pula desas-desus bahwa Claude Sonnet 5 akan memperdalam integrasinya dengan Claude Code, lingkungan pengembangan berfokus pada *developer* dari Anthropic. Beberapa analis yang dikutip UCStrategies menduga model ini bisa mengungguli Opus dalam tugas-tugas pemrograman, khususnya dalam alur kerja berjangka panjang yang diuntungkan oleh konteks berkelanjutan dan penalaran terstruktur.
Topik
Kecerdasan Buatan