Hyundai sedang menarik kembali ribuan kendaraan, baik yang bensin maupun hybrid, setelah National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menemukan sebuah kesalahan perangkat lunak yang berbahaya.
Berdasarkan laporan recall keselamatan tertanggal 19 Mei, perangkat lunak yang menggerakkan kamera depan kendaraan secara tidak sengaja bisa mengaktifkan sistem pencegah tabrakan depan (forward collision-avoidance system). Dengan kata lain: mobil bisa mendadak mengerem terlalu cepat atau tanpa sebab, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan serius. Laporan tersebut mendokumentasikan 376 insiden pengereman mendadak antara Oktober 2024 hingga April 2026.
BACA JUGA:
Seseorang mengendarai Tesla Cybertruck ke danau untuk menguji ‘Wade Mode.’ Akhirnya tidak bagus.
Celah perangkat lunak ini ditemukan pada lebih dari 421.000 kendaraan buatan Hyundai sejak tahun 2024. Maka dari itu, pengemudi Hyundai yang baru saja membeli mobil harus memeriksa apakah kendaraannya terkena dampaknya.
Mashable Light Speed
Mobil Hyundai mana yang ditarik kembali?
Recalling ini berlaku untuk model Hyundai Santa Cruz dan Tucson tahun 2025-2026, termasuk yang menggunakan bahan bakar standar dan hybrid. Daftarnya mencakup Hyundai Tucson Hybrid dan Plug-In Hybrid.
Bagaimana cara mengecek mobil kena recall?
Pemilik kendaraan yang termasuk dalam recall akan dikirimi surat pemberirtahuan oleh NHTSA paling lambat 17 Juli. Jika Anda ragu apakah mobil Anda terpengaruh, Anda bisa mencari di database recall NHTSA menggunakan nomor identifikasi kendaraan (VIN) atau pelat nomor mobil. Menurut NHTSA, pengendara juga bisa membawa kendaraannya ke dealer Hyundai untuk meng-enchance perangkat lunaknya.
Apakah ada kendaraan lain yang terpengaruh?
NHTSA juga merilis total 19 panggilan kembali untuk berbagai merek seperti Ford, Hyundai, Toyota, Tesla, Honda, dan General Motors (serta pabrikan lain) dengan masalah yang beragam. Beberapa model Hyundai lainnya—termasuk test Ioniq 5 2024-2025, Elantra Hybrid 2024-20225, dan Ioniq 9 listrik 2025-2026—juga ikut dalam daftar itu.