Star Wars kembali ke dunia animasi minggu depan dengan Maul: Shadow Lord. Setelah diumumkan tahun lalu, Disney secara bertahap meningkatkan pemasarannya, dan kini kritikus serta influencer bebas membagikan pendapat mereka. Dan hasilnya? Si Maul ternyata punya potensi untuk jadi sorotan utama.
Mereka yang telah memposting ulasannya hanya menonton delapan dari sepuluh episode musim ini, dan banyak yang cukup terkesan dengan nuansa gelap serial ini serta penampilan Sam Witwer sebagai mantan Sith yang bertahan dan kini jadi raja kejahatan. (Dan visualnya, tentu saja, serial animasi Star Wars sudah terlihat luar biasa selama bertahun-tahun.) Jika Anda tidak terlalu suka dengan kilas balik atau lore yang mendalam, serial ini mungkin bukan untuk Anda, dan bisa jadi lebih berfungsi sebagai persiapan untuk musim berikutnya yang (semoga) lebih baik dibandingkan berdiri sendiri. io9 sendiri, James Whitbrook, menyebutnya serial yang “solid” dengan langkah-langkah penceritaan yang tak selalu berhasil, dan Anda bisa lihat reaksi lainnya di bawah ini.
#MaulShadowLord tak luput dari beberapa masalah khas Filoni (lore yang ruwet, pengulangan, Maul justru jadi karakter paling tak menarik di serialnya sendiri) tapi ini lompatan besar untuk animasi #StarWars dalam hal visual dan nada yang lebih dewasa. Lebih menarik dari perkiraan tapi KHUSUS untuk penggemar setia. pic.twitter.com/wdalSeEBSr
— Jakob Kolness (@JakobKolness) 4 April 2026
Star Wars: #MaulShadowLord adalah KESEMPURNAAN mutlak. Kisah balas dendam gelap yang digerakkan kejahatan dan menyelami psikis Maul pasca-Perang Klon. Dengan animasi bak lukisan yang MEMUKAU dan nuansa cyberpunk yang edgy, ini Star Wars di puncaknya—dan sungguh luar biasa. Sisi gelap memberikan yang terbaik! pic.twitter.com/i7NrOvZFPB
— Justin Lawrence | Geekcentric (@helloimjlaw) 4 April 2026
Beruntung punya kesempatan menonton 8 episode pertama #MaulShadowLord dan bisa konfirmasi ini melampaui semua ekspektasi (bahkan ekspektasi tinggi saya yang penuh hype). Visual memukau, dengan—pasti—adegan pertarungan/aksi terbaik di SEMUA serial #StarWars, plus karakter-karakter baru yang menarik. Fantastis! pic.twitter.com/b8TT9A7mRq
— Jordan Maison (@JordanMaison) 4 April 2026
STAR WARS: MAUL — SHADOW LORD … Aku bukan penggemar serial animasi Star Wars. Mereka mengirim delapan dari sepuluh episode. Aku berhak mengubah pendapatku setelah menonton dua episode terakhir, tapi ini serial animasi Star Wars pertama yang bisa kutonton sejauh ini dan tetap menghibur.
— Mike Ryan (@mikeryan.bsky.social) 3 April 2026, 21:45
Baru sadar embago sosial untuk Star Wars: Maul – Shadow Lord telah dicabut. Aku sudah menonton sekitar separuh serialnya dan wah…
Serial itu SANGAT HEBAT dan mungkin jadi serial Star Wars favoritku hingga saat ini. Pastikan kalian tonton saat tayang minggu depan. pic.twitter.com/3Vd5YmLmwf
— Cade Onder (@Cade_Onder) 4 April 2026
Aku telah menonton delapan episode pertama Maul: Shadow Lord. Nuansanya keren dan penampilan Sam Witwer serta Gideon Adlon stellar, tetapi eksperimen format serialisasi yang menarik berujung pada serial di mana hampir tak banyak terjadi hingga hampir terlalu terlambat.
Musim kedua bisa jadi sangat hebat. Yang ini? Cukup solid.
— James Whitbrook (@jwhitbrook.bsky.social) 3 April 2026, 21:45
Berlatar tak lama setelah musim terakhir Star Wars: The Clone Wars, Maul: Shadow Lord mengisahkan upaya Maul membangun kembali imperium kriminalnya di planet Janix. Keterlibatannya dengan sindikat kejahatan lokal menarik perhatian beberapa pihak, termasuk detektif Brander Lawson (diperankan Wagner Moura) dan Devon Izara (Gideon Adlon), seorang Jedi yang mungkin akan berada di bawah bimbingan Maul. Bahkan ketika Empire mengirim Inquisitor untuk menjatuhkannya, Maul tetap dalam misinya untuk balas dendam, seperti yang sering dilakukannya. Kita hanya bisa berharap semua berjalan baik untuknya.
Ulasan lengkap Maul: Shadow Lord, termasuk ulasan kami, akan tiba minggu depan sebelum premiere dua episode pada Senin, 6 April.
Ingin info io9 lainnya? Cek jadwal rilis terbaru Marvel, Star Wars, dan Star Trek, kelanjutan DC Universe di film dan TV, serta semua yang perlu Anda ketahui tentang masa depan Doctor Who.
Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi yang berkembang sangatlah krusial. Masyarakat yang mampu menguasai perangkat dan platform terbaru akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Oleh karena itu, investasi dalam literasi digital bukan lagi sebuah pilihan, namun telah menjadi suatu keharusan. Pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta harus bersinergi untuk memastikan akses dan pelatihan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Hanya dengan begitu kita dapat membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.