Tahun lalu, Dan Da Dan menjadi penyegar di blantika anime, menempatkan romansa sebagai fokus utama dalam pastiche-nya yang memadukan aksi sci-fi dan yokai. Namun, seperti banyak seri sejenis, perspektif cintanya cenderung terbatas pada kegalauan remaja, bukan getaran yang lebih dalam dari romansa dewasa. Untungnya, Marriage Toxin hadir sebagai penawar bagi pembaca manga yang menginginkan sedikit cinta dalam battle shonen mereka, dan adaptasi animenya akan tayang tahun ini.
Marriage Toxin, dikarang oleh Joumyaku dengan ilustrasi Mizuki Yoda, mengisahkan Hikaru Gero, seorang pembunuh bayaran dari salah satu dari lima klan pembunuh terbesar. Semua anggotanya, tentu saja, memiliki kemampuan supernatural. Namun, kekuatan Gero terletak pada keahliannya sebagai master racun. Meski mahir dalam misi pembunuhan, ia sangat tidak berpengalaman dalam hal romantis. Gero sempat pasrah tak akan menikah, hingga keluarganya memaksa adik perempuannya yang queer untuk meneruskan garis keturunan. Kini, dengan bantuan Mei Kinosaki—seorang “penipu” perjodohan yang senang cross-dressing—Gero berusaha sungguh-sungguh mempelajari seluk-beluk berinteraksi dengan lawan jenis dan membangun hubungan yang layak diperjuangkan untuk menemukan calon istrinya.
Alih-alih terjebak dalam formula harem biasa, Marriage Toxin menghindari klise dengan menangani premisnya melalui hati dan humor yang tulus. Seri ini mempersembahkan beragam kandidat wanita dengan kepribadian unik; dari yang pemalu, penakut, keras kepala, hingga yang ceroboh—masing-masing membawa campuran keraguan dan kekuatan sendiri. Manga ini mengupasnya melalui setiap kencan atau misi, sehingga selalu ada karakter yang bisa disukai pembaca.
Namun, di luar dinamika percintaan, pengikat seri ini sesungguhnya adalah Gero sendiri. Kesopanan, sifat kesatria, dan ketulusannya yang lembut membuat setiap pertemuan menjadi kisah cinta yang menarik untuk diikuti dalam perjalanannya mencari pendamping hidup.
© Joumyaku/Mizuki Yoda/Manga Plus
Semua ini berjalan beriringan dengan pertarungan bergaya shonen yang mengingatkan pada Sakamoto Days—adegan besar, kekuatan yang inventif, dan timing komedi yang apik. Bahkan ada karakter pembunuh yang kekuatannya mengikuti logika video game, dimana ia memberikan debuff kepada orang lain dan dirinya sendiri, dan itu bukanlah pertarungan terkeren dalam seri ini. Meski Gero bukanlah yang terkuat, dan lebih mengandalkan kecerdikan sebagai master racun serta ketekunan layaknya tokoh shonen pada umumnya, tekad bulatnya untuk memastikan tak satu pun calon pasangannya kehilangan kendali—seperti yang hampir dialami adiknya—menjadi faktor penentu daya tarik seri ini.
Hasilnya adalah sebuah seri yang secara genuin menawan, menyeimbangkan kerumitan hubungan dewasa dengan romansa yang tak terkesan dipaksakan atau terlalu serius. Jatuh cinta digambarkan seperti jalan-jalan santai menikmati pemandangan, bukan sebuah lari sprint, dan pacing yang perlahan serta tulus itulah keunggulan manga ini.
© Joumyaku/Mizuki Yoda/Manga Plus
Walau Marriage Toxin terasa seperti jawaban manga atas film Hitch, seri ini juga berbagi inspirasi yang cukup unik dengan Naruto, lebih spesifiknya dengan pengguna serangga, Shino Aburame. Dalam wawancara bersama Manga Passion, Joumyaku mengungkapkan bahwa latar seri ini terinspirasi dari manga shonen formatif Masashi Kishimoto tersebut, dan bagaimana romansa—yang biasanya hanya jadi tempelan—akan ditangani di tengah pertarungan dan pembangunan klan.
“Banyak orang merasa tidak nyaman dengan profesi pengendali serangga, tapi karena ini diwariskan turun-temurun dalam keluarga, aku penasaran seperti apa ‘pencarian jodoh’ bagi mereka. Aku pikir akan menarik untuk membuat proyek dari itu,” kata Joumyaku kepada Manga Passion. “Tapi, karena serangga sebagai protagonis mungkin akan membuat banyak orang enggan, aku memilih pengguna racun sebagai karakter utama, karena racun adalah padanan terdekat.”
© Joumyaku/Mizuki Yoda/Manga Plus
Cukup adil! Dan mengenai pencarian jodoh Gero, saya sendiri cenderung menyukai ratu goth sarkastik Makoto Himi karena terpengaruh Nana, tapi pada akhirnya saya pendukung Gerosaki. Mengingat Kinosaki juga adalah karakter favorit Joumyaku, saya akan terus berharap mereka akhirnya bersatu.
Yang menyenangkan dari Marriage Toxin adalah seri ini sangat menghibur dan mudah dinikmati di Manga Plus, dan adaptasi animenya sedang dipersiapkan oleh Bones Film, studio yang juga berada di balik Gachiakuta, My Hero Academia, My Hero Academia: Vigilantes, serta adaptasi anime mendatang dari karya Hiromu Arakawa, Daemons of the Shadow Realm. Intinya: anime ini terlihat akan memiliki kualitas yang mumpuni secara keseluruhan dalam aksi, akting karakter, dan animasinya ketika mulai tayang sekitar April mendatang.
Ingin berita io9 lainnya? Cek jadwal rilis terbaru dari Marvel, Star Wars, dan Star Trek, serta apa yang berikutnya untuk DC Universe di film dan TV, dan semua yang perlu Anda ketahui tentang masa depan Doctor Who.