PETA Usulkan Hologram Groundhog untuk Perayaan Groundhog Day Mendatang

People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) memiliki usulan untuk masa depan Hari Marmot. Organisasi perlindungan hewan ini mengusulkan untuk mengganti marmot hidup yang ada, Punxsutawney Phil, dengan versi holografik agar hewan hidup tersebut tidak perlu lagi muncul setiap tahunnya.

Pada Hari Marmot yang jatuh setiap 2 Februari, marmot asal Pennsylvania itu dibawa keluar untuk melihat apakah ia melihat bayangannya sendiri. Ini merupakan tradisi turun-temurun yang terkait dengan takhayul bahwa jika hewan yang hibernasi melihat bayangannya di hari tersebut, musim dingin akan berlanjut selama enam minggu lagi.

PETA menyampaikan proposal ini kepada Tom Dunkel, presiden dari Punxsutawney Groundhog Club, kelompok yang menjalankan perayaan Hari Marmot paling terkenal di Amerika. Tawaran PETA ini akan menyediakan teknologi untuk menggantikan Punxsutawney Phil agar dia dan keluarganya dapat pensiun ke suaka margasatwa.

Kelompok tersebut memperlihatkan dua gambar holografik Punxsutawney Phil — satu berwarna biru dikelilingi kepingan salju dengan tulisan “6 minggu lagi musim dingin,” dan satu berwarna merah muda dikelilingi bunga, dengan teks “musim semi lebih awal.”

Perwakilan dari PETA dan Punxsutawney Groundhog Club belum segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.


Jangan lewatkan konten teknologi yang objektif dan ulasan berbasis lab kami. Tambahkan CNET sebagai sumber pilihan di Google.


Konsep menggantikan Punxsutawney Phil dengan hologram sebenarnya tidak terlalu mengada-ada. Selebritas telah muncul dalam bentuk hologram selama bertahun-tahun, termasuk mendiang musisi Tupac Shakur dan Elvis Presley. Meski demikian, tidak semua orang setuju dengan penggantian orang (atau hewan) dengan hologram. Kembali pada tahun 2018, penyanyi Elton John mengatakan menjadi hologram adalah “hal terakhir yang saya inginkan.”

“Hologram itu memungkinkan Phil yang asli berhibernasi dengan tenang,” ujar Pendiri PETA Ingrid Newkirk. Bagian dari motto PETA adalah “hewan bukan milik kita untuk dijadikan hiburan.” Kelompok itu juga menyatakan, “jika diberi kesempatan, marmot yang pada dasarnya pemalu akan menghindari manusia dan menikmati kegiatan menggali liang, menjelajah, dan berhibernasi — yang semuanya mustahil dilakukan dalam kandang kecil tempat Phil tinggal sepanjang tahun.”

MEMBACA  Pemerintah Bagikan 16.000 Laptop untuk Siswa Sekolah Gratis

Belum ada kabar lebih lanjut apakah perwakilan klub telah menanggapi tawaran dari PETA tersebut.

Tinggalkan komentar