<_mbchar_00Sebuah teleskop antariksa sedang jatuh ke Bumi, tapi NASA punya rencana berani untuk menyelamatkannya sebelum terlambat. Badan antariksa ini akan meluncurkan misi penyelamatan akhir bulan ini menggunakan kapal induk terbang terakhir di dunia—Lockheed L-1011 Stargazer. _ Pada 27 Juni, NASA akan meluncurkan LINK, wahana servis milik Katalyst Space, ke orbit untuk mencoba mendongkrak Teleskop Neil Gehrels Swift yang mulai turun. Wahana ini akan naik ke atas roket Northrop Grumman Pegasus XL yang dipasang di bawah Lockheed L-1011 TriStar, satu-satunya pesawat yang tersisa yang sangguip meluncurkan roket orbit dari udara.
Keahlian yang unik
Lockeed L-1011 Stargazer dibuat tahun 1974 sebagai maskapai penumpang berbadan lebar, menjadi salah satu yang pertama dengan dua lorong untuk kursi lebih banyak. Tahun 1994, Stargazer diubah menjadi platform luncur udara untuk roket Pegasus XL milik Northrop Grumman. Anak perusahaan Northrop Grumman, _Orbital Sciences Corporation_, memilih Marshall Aerospace untuk mendesain dan mengubah Stargazer agar sesuai dugas baru.— Desain baru memungkinkan pesawat membawa roket di bawah badan, lalu melepasnya di ketinggian 40.000 kaki (12.000 kilometers), memberi waktu lima detik kebabas sebelum roket akhirnya menyalakan mesin menuju orbit.. Selama 32 tahun terakhir, Stargazer telah meluncurkan hampir 50 roket Pegasus XL. Saat ini, _ tunggallah satu-satunya L-1011 yang maski operasional. ___
/ h2M Untuk penyelamatán Untuk peluncuran mendatang sritargazer digunakan buat menylamatkanted antanksa berevolidasi orbit snwift5melonto rendah era>> su