Perbaruan Tinder: Fitur AI Bertambah, Mode Astrologi, dan Lainnya

Tinder baru saja mengumumkan sejumlah pembaruan produk dalam acara perdananya, Tinder Sparks — mulai dari AI matchmaker yang sebelumnya sudah diisyaratkan, peningkatan fitur keamanan, hingga mode astrologi.

Yang paling utama, Tinder sedang "memodernisasi" tampilannya dengan desain Liquid Glass (serupa dengan Apple) serta foto dan konten layar penuh. Aplikasi ini juga ingin meningkatkan proses onboarding pengguna baru dengan mendorong mereka melengkapi profil — dari biodata hingga beberapa foto, alih-alih hanya mengunggah swafoto. Selain itu, berikut ringkasan semua hal baru yang akan datang di aplikasi kencan ini:

LIHAT JUGA: Semua pertanyaanmu tentang Tinder, terjawab

Fitur AI Baru Tinder

Seperti aplikasi kencan utama lainnya, Bumble dan Hinge, Tinder turut meramaikan tren AI. Ini bukan hal baru — mereka sebelumnya telah meluncurkan fitur berbasis AI — namun pengumuman hari ini melanjutkan tren tersebut.

Pertama, ada Chemistry, sebuah perjodohan berbasis AI yang sudah diuji coba di Australia dan Selandia Baru, dan mulai diluncurkan di AS serta Kanada hari ini.

Chemistry adalah "cara Tinder yang didukung AI untuk memotong kelelahan berkencan," menurut siaran pers Tinder. Chemistry akan menggunakan tanya jawab dan memindai galeri fotomu untuk "memahami lebih baik" siapa dirimu, dan sebagai imbalannya, pengguna Tinder akan menerima rekomendasi jodoh kurasi harian.

Pemindaian galeri foto adalah fitur opsional dalam Chemistry yang membantu menemukan "Photo Insights" seperti minatmu berdasarkan pola di galerimu. Ini tampaknya mirip dengan Photo Selector, fitur AI Tinder yang diluncurkan pada 2024, yang membantumu memilih foto profil.

Fitur serupa yang sedang dikembangkan adalah Visual Interests dan Photo Enhanced berbasis AI, yang dikabarkan akan menyoroti hal-hal favorit individu dan memperjelas foto, secara berturut-turut.

MEMBACA  Cleveland-Cliffs, Rockwell Automation, Onsemi, dan Lainnya

Ingin cerita kencan dan hubungan kami dan lainnya di inbox-mu? Daftar newsletter Top Stories Mashable hari ini.

Selain itu, sistem rekomendasi real-time Tinder, "Learning Mode," bertujuan untuk cepat memahami apa yang kamu cari dan mengumpulkan umpan balik untuk menyajikan calon pasangan yang lebih potensial. Pengujian internal Learning Mode menunjukkan bahwa, bagi wanita yang bergabung dengan Tinder untuk pertama kalinya, mode ini dikaitkan dengan kemungkinan lebih tinggi untuk kembali ke aplikasi dalam minggu pertama.

Mode Baru untuk Pencinta Musik dan Astrologi

Tinder sebelumnya memperkenalkan College Mode dan Double Date Mode, dan kini melanjutkan tren tersebut.

Music Mode diluncurkan pada 2021 dalam kolaborasi dengan Spotify, namun Tinder kini mendesain ulangnya. Music Mode kini akan memprioritaskan profil dengan selera musik serupa dan menjanjikan antarmuka pengguna yang lebih elegan. Dalam pengujian awal, satu dari 10 pengguna Tinder di bawah 22 tahun mengadopsinya.

Lalu ada Astrology Mode baru, kemungkinan dibangun berdasarkan minat online yang berkembang terhadap astrologi yang sudah mempengaruhi pengguna Tinder. Kini, pengguna dapat menambahkan data kelahiran mereka untuk "membuka" tanda Matahari, Bulan, dan Rising mereka serta melihat wawasan kecocokan dengan calon pasangan. Wanita dengan profil Astrologi mengirim 20 persen lebih banyak Like dalam pengujian awal, menurut Tinder.

Baik Music Mode maupun Astrology Mode telah aktif secara global.

Mendorong Lebih Banyak Momen IRL

Memanfaatkan tren IRL, Tinder sedang menguji fitur Events di Los Angeles yang mencantumkan acara IRL lokal, memungkinkan pengguna menyinyalkan ketertarikan mereka untuk hadir. Tinder berencana bermitra dengan penyelenggara acara untuk menawarkan peluang keluar dari aplikasi dan masuk ke flirting secara langsung, misalnya di kelas tembikar atau malam trivia. Baik Tinder maupun Bumble telah menyelenggarakan acara IRL di masa lalu, tetapi ini merupakan hal baru.

MEMBACA  Hosting WordPress Terbaik Hampir Gratis dengan Kode Promo Ini

Jika kamu lebih suka di rumah namun tetap ingin melihat wajah kencanmu, kamu mungkin lebih menyukai fitur video speed-dating baru (juga diuji di Los Angeles). Jika kamu telah terverifikasi foto (dan semua pengguna AS baru perlu memindai wajah mereka untuk bergabung sejak Oktober tahun lalu), kamu dapat mengikuti kencan cepat terjadwal selama tiga menit. Kamu dapat menambah waktu jika mau, atau terhubung dengan beberapa match secara real time. Sangat 2020, Tinder!

Peningkatan Keamanan Tinder

Tinder telah lama memiliki fitur kembar, "Are You Sure?" dan "Does This Bother You?", yang masing-masing menanyai pengguna apakah mereka ingin mengirim pesan yang berpotensi berbahaya dan meminta mereka melaporkan jika sebuah pesan membuat tidak nyaman.

Kini, Tinder mengumumkan bahwa fitur-fitur ini (tidak mengejutkan) mendapatkan peningkatan berbasis AI. "Are You Sure?" "sedang disempurnakan untuk mendeteksi bahaya lebih akurat," menurut Tinder, sementara "Does This Bother You?" segera akan mengaburkan otomatis pesan yang berpotensi tidak sopan.

Duolingo dan Beli… di Tinder?

Tinder telah memiliki integrasi Spotify sejak 2016, dan kini aplikasi ini memperkenalkan lebih banyak kemitraan — dengan aplikasi pembelajaran bahasa Duolingo dan aplikasi ulasan restoran Beli. Diharapkan diluncurkan global pada tahun ini.

"Dengan lebih dari setengah pengguna kami di bawah 30 tahun, kami membangun bersama generasi yang menginginkan kencan terasa lebih otentik, bertekanan rendah, dan layak untuk waktunya," ujar CEO Match Group dan Tinder Spencer Rascoff dalam siaran pers.

Jika kamu ingin mencoba Tinder tetapi tidak tahu cara kerjanya, baca panduan Mashable tentang Tinder.

Tinggalkan komentar