Kontroler Game Lain yang Perlu Dipertimbangkan
Ada banyak sekali kontroler game di pasaran, namun tidak semuanya cukup bagus untuk masuk ke dalam daftar rekomendasi utama kami. Berikut adalah kontroler-kontroler lain yang baru-baru ini kami uji.
Foto: Simon Hill
Nacon Revolution 5 Pro: Kontroler PS5 yang sangat bisa disesuaikan ini memiliki stik dan trigger efek Hall, paddle belakang yang dapat diprogram, serta D-pad yang sangat baik. Anda dapat menyesuaikan berat, panjang stik, grip, bahkan aktuasi trigger. Daya tahan baterainya mencapai 10 jam, dan headset dapat dihubungkan via Bluetooth atau colokan. Sayangnya, harganya mahal dan tidak memiliki umpan balik haptik atau trigger adaptif yang ada pada kontroler DualSense buatan Sony.
Atas kebaikan Logitech
Logitech G Pro Racing Wheel: Editor WIRED, Parker Hall, sangat memuji aksesori setir balap Logitech ini, dan penggemar game balap dengan kocek dalam akan menyukainya. Setir ini menambah lapisan realita pada pengalaman mengemudi dalam game berkat force feedback dan getaran yang membuat Anda merasakan setiap permukaan jalan. Paddle persneling dilengkapi sensor Hall Effect. Terdapat juga layar OLED yang memungkinkan Anda menyesuaikan pengaturan tanpa harus membuka aplikasi.
Nacon Revolution X Pro: Kontroler kabel untuk Xbox dan PC ini dilengkapi kabel USB-C yang panjang (sekitar 3 meter), dapat dilepas, dan berpelindung anyaman. Nacon menawarkan tingkat kustomisasi yang mengesankan, termasuk thumbstick yang dapat ditukar, tombol belakang yang dapat diprogram, dan pemberat untuk mendapatkan nuansa yang diinginkan. Tombol Profil memungkinkan Anda mengganti empat preset, sakelar untuk beralih konfigurasi, dan terdapat jack headphone 3,5 mm. Anda dapat menyesuaikan semuanya melalui aplikasi Revolution X yang terkadang bermasalah untuk Xbox atau PC. Meski berfungsi baik, saya kurang menyukai kesan ‘murahan’-nya (bahkan dengan pemberat), dan trigger belakangnya kurang ergonomis. Dengan harga penuh, Revolution X Pro terlalu mahal untuk kontroler kabel, namun sering mendapat diskon.
GameSir Cyclone 2: GameSir Cyclone 2 sangat mengesankan untuk harganya. Tata letaknya bergaya seperti kontroler Xbox namun dengan beberapa fitur tambahan. Memiliki dua tombol paddle belakang yang dapat dikustomisasi, serta hair trigger dengan sakelar fisik di dalamnya untuk berpindah antara titik aktuasi pendek dan panjang. Juga telah diprogram dengan banyak pintasan untuk menyesuaikan intensitas getaran, tata letak tombol, dan dead zone stik kontrol dengan cepat. Bagi kebanyakan gamer, varian G7 Pro yang lebih baru dan ditingkatkan akan sepadan dengan selisih harga $25.
8BitDo Ultimate: Kontroler sarat fitur dari 8BitDo ini menawarkan banyak hal dengan harga terjangkau. Sekilas, tampilannya mirip kontroler Xbox, namun memiliki lima tombol tengah di bagian depan dan sepasang paddle belakang. Menawarkan beragam opsi kustomisasi sesuai gaya bermain. Menggunakan perangkat lunak 8BitDo, Anda dapat memetakan ulang tombol, menyesuaikan sensitivitas stik dan trigger, menetapkan makro, serta menyetel intensitas getaran. Ada versi terbaru dari kontroler ini dan kami akan memperbarui ulasan setelah mendapat kesempatan mengujinya.
Aksesori Pengisian Daya
Atas kebaikan Sony
Kontroler nirkabel memang praktis, namun Anda harus ingat untuk mengisi dayanya. Jika tidak ingin repot dengan kabel, dock pengisian daya adalah solusinya. Setelah menguji beberapa model, kami punya beberapa rekomendasi.
Sony Charging Station (Resmi): Stasiun pengisian resmi dari Sony ini yang terbaik untuk kontroler DualSense. Desainnya kompak, dapat mengisi dua kontroler sekaligus, dan membebaskan port PS5 Anda. Meletakkan kontroler ke dock-nya sangat mudah, dengan indikasi ‘klik’ saat berhasil terhubung.
Xbox Wireless Controller Charging Stand: Stasiun pengisian bergaya ini cocok untuk kontroler nirkabel Xbox Series X|S atau Xbox One dan dilengkapi dengan baterai paket serta penutup pengganti. Plastik yang dibentuk memudahkan Anda memasang kontroler, dan Anda dapat mengetuk bagian atasnya untuk mengubah pencahayaan. Satu-satunya kekurangan adalah ukurannya yang agak besar.
Nintendo Switch Pro Controller Charging Base: Basis pengisian ini dapat mengisi satu kontroler Switch Pro dan dua Joy-Con. Penggunaannya sederhana, meski Anda harus memasang dongle USB ke dalam kontroler Pro. Sejujurnya, saya sedikit lebih menyukai charging dock dari Power-A yang lebih kompak, namun saat ini sedang kehabisan stok. Jika Anda hanya perlu pengisi daya untuk Joy-Con, coba HyperX Chargeplay Quad ($15).